Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aksi Heroik Ivan Azizi Selamatkan Bocah Hanyut di Kediri Pakai Senar Pancing

Aksi heroik Ivan Azizi dengan senar pancing menyelamatkan bocah 11 tahun dari hanyut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Aksi Heroik Ivan Azizi Selamatkan Bocah Hanyut di Kediri Pakai Senar Pancing
IST
Ilustrasi -- Aksi heroik Ivan Azizi dengan senar pancing menyelamatkan bocah 11 tahun dari hanyut. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pemuda bernama Ivan Azizi (20) dari Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur menjadi viral di media sosial setelah berhasil menyelamatkan seorang bocah yang hanyut di Sungai Brantas menggunakan senar pancing.

Aksinya yang heroik ini mendapat pujian dari warganet dan banyak yang mengusulkan agar Ivan diberikan reward.

Penyelamatan dramatis ini terjadi pada Selasa (29/10/2024).

Ivan bersama rekannya berangkat memancing di Sungai Brantas sekira pukul 13.00 WIB.

Saat mereka baru mulai memancing, terdengar teriakan histeris dari anak-anak di bagian hulu sungai.

"Ada dua anak yang teriak kenceng kayak panik gitu sambil lari di pinggir sungai," ujar Ivan kepada Kompas.com.

Ivan kemudian menyadari,mereka sedang mengikuti seorang bocah bernama Hafid Haekal Dafa (11) yang hanyut di tengah sungai.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam situasi panik, Ivan tidak bisa menceburkan diri ke dalam air karena arus yang sangat deras.

Dengan cepat, Ivan mengambil pancing paser yang dibawanya dan mengarahkan moncong pancing ke arah Hafid.

Ia menembakkan pancing tersebut dengan harapan tali senarnya bisa dijangkau oleh bocah itu.

Dia meyakini pasernya cukup kuat menarik tubuh Hafid karena daya kekuatan tali senarnya mencapai 100 kilogram.

Baca juga: 8 Hari Pencarian, 2 Anggota Basarnas Medan yang Hanyut di Sungai Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah beberapa usaha, Hafid berhasil meraih tali dan perlahan-lahan ditarik ke tepi sungai.

Meskipun lemas, ia akhirnya berhasil keluar dari air berkat bantuan Ivan dan rekannya.

Setelah penyelamatan, Ivan meminta Hafid untuk beristirahat sejenak sebelum diantarkan pulang.

Namun, Hafid menolak karena khawatir dimarahi orang tuanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas