Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gunung Lewotobi

Berikut adalah sejarah Gunung Lewotobi Perempuan dan Laki-laki yang kembali meletus dan memakan korban pada 3 November 2024.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Falza Fuadina
zoom-in Gunung Lewotobi
Dok. PGA Lewotobi Laki-laki
Gunung Lewotobi- Berikut adalah sejarah Gunung Lewotobi Perempuan dan Laki-laki yang kembali meletus dan memakan korban pada 3 November 2024. 

Letusan kembali terjadi 8 tahun kemudian, tepatnya di tanggal 31 Mei 1999 di mana terjadi gemuruh dan keluarnya abu. 

Sekitar 4 bulan kemudian, tepatnya tanggal 1 Juni 1999, terjadi letusan yang cukup hebat.

Letusan tersebut membuat lava pijar tersembur hingga radius 500 meter.

Akibatnya terjadi kebakaran hutan hingga lebih dari 2,5 km. 

Bahkan, abu berterbangan hingga radius 8 km. 

Letusan Gunung Lewotobi kembali terjadi tiga tahun kemudian, pada 12 Oktober 2002. 

Selanjutnya pada 30 Mei 2003, Gunung Lewotobi kembali meletus dan mengeluarkan material abu mencapai ketinggian 200 meter. 

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian letusan dan hujan abu juga berlanjut hingga Juni-Juli 2003.

Letusan dan hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali terjadi pada Desember 2023 hingga statusnya ditetapkan di level II (waspada).

Tidak sampai di situ, gunung tersebut erupsi lagi selama 2024. Tercatat sudah meletus sebanyak 871 kali dan berstatus Awas (Level IV) per Minggu kemarin.

Baca juga:  Cerita Korban Erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur, Diawali Suara Ledakan Lalu Hujan Batu dan Pasir

Meletus Tewaskan 9 Orang

Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus pada Minggu, 3 November 2024 sekitar pukul 23.50 Wita.

Letusan gunung yang berada di antara Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, Flores Timur, NTT itu mengakibatkan 9 orang meninggal dunia.

Dikutip dari TribunFlores.com, korban meninggal dunia adalah warga Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, berjarak sekira 5 kilometer dari pusat erupsi yang kini berstatus Level IV (Awas).

Enam orang yang terjebak dalam tumpukan tanah berhasil ditemukan oleh Tim evakuasi gabungan.

Keenam jenazah itu kini disemayamkan di teras depan rumah tetangganya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas