Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pihak Supriyani Duga Ada Kompromi soal Hasil Visum Anak Aipda WH, Sebut Dokter Tak Kompeten

Kuasa hukum Supriyani, Andri Darmawa,n menduga ada kompromi soal hasil visum korban yang ternyata dibawa sendiri oleh orang tua korban.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pihak Supriyani Duga Ada Kompromi soal Hasil Visum Anak Aipda WH, Sebut Dokter Tak Kompeten
Adamafirm.com dan Tribunnews
Pengacara Andri Darmawan dan guru honorer Supriyani. 

"Kami juga menilai dokter ini tidak kompeten menilai luka, karena dokter umum bukan dokter forensik."

"Karena untuk menyimpulkan luka ini ditimbulkan karena apa harusnya dokter forensik," tandasnya.

Sementara itu, buntut kasus Supriyani, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, akan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Keduanya akan membahas soal kekerasan dalam dunia pendidikan hingga nasib Supriyani.

"InsyaAllah Membicarakan persoalan-persoalan kekerasan yang ada di dalam pelajar."

"Dan juga persoalan yang berkaitan dengan lagi-lagi pembinaan karakter," katanya saat ditemui di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024), dilansir Kompas.com.

Abdul Mu'ti menjelaskan, kasus kriminalisasi guru bukan kali pertama terjadi.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, Supriyani adalah satu dari sekian banyak kasus hukum yang menjerat guru di Indonesia.

"Kasus yang seperti itu kan juga terjadi di tempat lain. Karena itu kami ingin menyelesaikannya dari hulu," jelasnya.

Ia tak ingin kejadian serupa terulang lagi di masa depan.

Baca juga: Kades Rokiman Muntah-muntah Saat Diminta Polisi Beri Kesaksian Palsu Soal Guru Supriyani

Sehingga, lanjutnya, perlu ada kejelasan di tataran kebijakan pusat.

Baik dari kebijakan hukum maupun kebijakan pemerintah.

"Kalau kasuistik terus itu kan akan terus-terus terjadi. Dan ini memang menjadi tantangan kita bersama-sama," ungkapnya.

Abdul Mu'ti mengatakan, penguatan pendidikan karakter bisa menjadi jawaban atas kasus ini, termasuk pelibatan komunitas di tempat tinggal anak.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Ragukan Hasil Visum Luka Anak Polisi, Pengacara Supriyani Bakal Bawa Dokter Spesialis di PN Andoolo

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunnewsSultra.com/Laode Ari, Kompas.com/Singgih Wiryono)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas