Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Izin Jembatan Milik Sunardi Ditinjau, Dibangun dengan Dana Pribadi karena Jalan Ditutup Tetangga

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara membenarkan adanya pembangunan jembatan yang dilakukan warga secara mandiri.

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Sri Juliati
zoom-in Izin Jembatan Milik Sunardi Ditinjau, Dibangun dengan Dana Pribadi karena Jalan Ditutup Tetangga
Tribun Jateng/Tito Isna
Warga terlihat melintas di atas jembatan besi yang dibangun oleh keluarga Sunardi, Selasa (19/11/2024). Sunardi membangun jembatan ini setelah akses jalan menuju dan dari rumahnya ditutup. 

TRIBUNNEWS.COM - Konflik antartetangga terjadi di Kelurahan Demaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Warga bernama Sunardi menghabiskan dana Rp250 juta untuk membangun jembatan besi karena akses keluar rumah ditutup tetangga.

Jembatan tersebut menghubungkan rumah Sunardi dengan jalan umum di seberang sungai.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara meninjau perizinan pembangunan jembatan di bantaran sungai yang dilakukan Sunardi.

Kepala DPUPR Jepara, Ary Bachtiar, mengatakan tetangga Sunardi berinisial SP sudah membuka akses jalan.

"Saat ini sudah tidak ada penutupan (sudah dibuka) oleh pemilik tanah di depannya," tuturnya, Rabu (20/11/2024).

Meski Sunardi sudah mengajukan rekomendasi untuk membangun jembatan, tapi seluruh tahapan perizinan belum dipenuhi.

Berita Rekomendasi

"Sesuai ketentuan membangun jembatan pribadi di sempadan sungai tidak diperbolehkan tanpa izin," lanjutnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan yang dilakukan secara individu dapat merusak ekosistem sungai.

Ia meminta proses pembangunan jembatan dilakukan setelah adanya kajian pemanfaatan ruang, status tanah dan  kajian lingkungan.

"Saat ini keberadaan jembatan tersebut masih dikaji, termasuk konsultasi dengan BBWS Pemali Juana terkait dengan aset tanahnya," jelasnya.

Baca juga: Sosok Sunardi, Warga Jepara Bangun Jembatan agar Bisa Akses Jalan Raya, Biaya Rp250 Juta

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Demaan, Polsek Jepara, Bripka Suyoko, mengatakan SP sempat menutup akses jalan karena merasa terganggu.

Jalan selebar 1 meter yang menjadi akses keluar rumah keluarga Sunardi merupakan lahan milik SP.

Sunardi yang tinggal tepat di belakang rumah SP memutuskan tak melewati jalan tersebut dan memilih membangun jembatan di belakang rumah.

"Berhubung sudah tidak ada kecocokan, akhirnya mulai Agustus 2024, SP memberikan waktu 2 tahun untuk bisa melewati jalan itu."

"Namun, karena keluarga Sunardi sudah tidak berkenan lewat, mereka memutuskan untuk membangun jembatan," ungkapnya, Selasa (19/11/2024) malam.

Sebelum jembatan dibangun, keluarga Sunardi menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai dan masuk ke rumah.

Baca juga: Warga Jepara Blak-blakan Alasan Tutup Jalan Hingga Tetangga Terpaksa Bangun Jembatan Rp250 Juta

Bripka Suyoko mengaku sudah mengupayakan mediasi, namun kedua pihak tetap pada pendiriannya masing-masing.

"Jalan pertolongan bersertifikat tanah milik SP itu mau ditutup dan keluarga Sunardi dikasih waktu 2 tahun. Saya mau mediasikan pertemukan tidak mau. Karena kedua belah pihak sama-sama punya prinsip," lanjutnya.

Sunardi kemudian membangun jembatan berbahan besi dan sempat mengajukan perizinan ke BBWS Pemali-Juana.

"Menyadari karena selama ini menggunakan akses jalan tanah milik orang lain, maka dibangunlah jembatan karena tak ada akses lain. Keluarga Sunardi juga tak keberatan jika jalan pertolongan itu ditutup," tukasnya.

Proses pembangunan jembatan dimulai pada 23 Agustus 2024 dan kini hampir jadi.

Ia menambahkan uang sebesar Rp250 juta yang digunakan untuk membangun jembatan disokong keluarga besar Sunardi.

Baca juga: Fakta Jembatan di Pemukiman Jepara, Akses Keluar Rumah Ditutup Tetangga, Habiskan Biaya Rp250 Juta

"Keluarga Sunardi saling membantu, ada yang pedagang bakso, pengusaha rosok, PLTU Jepara dan PNS."

"Anak-anaknya yang mapan tidak tinggal di situ," jelasnya.

Sunardi enggan pindah rumah lantaran rumah tersebut memiliki kenangan masa kecil anak-anaknya.

Adik Sunardi, Kemadi, mengatakan kakaknya membangun jembatan lantaran akses jalan keluar ditutup tetangga.

"Ya intinya kami tidak ada akses jalan sehingga kami buat jembatan itu," ucapnya, Selasa (19/11/2024), dikutip dari TribunJateng.com.

Sementara itu, Sunardi tak mau menjelaskan permasalahan keluarganya dengan tetangga sehingga akses jalan keluar ditutup.

Menurut Sunardi, permasalahan itu sudah selesai dan ia memilih mengalah membangun jembatan seharga Rp250 juta.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Sosok Sunardi Pria Jepara Habiskan Rp250 Juta Bangun Jembatan Besi, Berawal dari Akses Ditutup

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJateng.com/Tito Isna) (Kompas.com/Puthut Dwi)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas