Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Dokter Koas Lady Aurellia Sempat Larang Ibunya Temui Luthfi, Kini Lina Dedy Merasa Bersalah

Lady Aurellia melarang ibunya bertemu Luthfi, kini mereka tertekan setelah insiden penganiayaan.

Editor: Nanda Lusiana Saputri
zoom-in Dokter Koas Lady Aurellia Sempat Larang Ibunya Temui Luthfi, Kini Lina Dedy Merasa Bersalah
ISTIMEWA
Kolase Tribunnews: Terkuak awal mula dokter koas di Palembang, Luthfi dipukuli oleh sopir keluarga Lady Aurellia Pramesti. Lady disebut alami stres dan kurang istirahat. (ISTIMEWA) 

TRIBUNNEWS.COM - Lady Aurellia, anak dari Lina Dedy, diketahui sempat melarang ibunya untuk menemui Luthfi, rekan sesama dokter koas di Universitas Sriwijaya Palembang, Sumatra Selatan.

Pertemuan tersebut terkait pembahasan jadwal piket yang dinilai tidak adil.

Namun, tindakan sopir Lina Dedy yang menganiaya Luthfi di sebuah kafe di Palembang membuat keluarga Lady terkejut dan kini menjadi sorotan publik.

Pernyataan Kuasa Hukum

Titis Rachmawati, kuasa hukum keluarga Sri Meilani (ibunda Lady), mengungkapkan kliennya sangat prihatin dengan kondisi putrinya yang kurang istirahat.

Hanya saja Lady disebut tak pernah menceritakan keluhannya mengenai jadwal piket tidak adil.

"Lady merasa ada ketidakadilan dalam jadwal jaga malam, tetapi sebenarnya dia tidak melapor kepada ibunya," jelas Titis pada Jumat (13/12/2024).

Ibunya, yang melihat putrinya tampak stres, berinisiatif untuk menanyakan kepada Luthfi mengenai jadwal jaga.

Berita Rekomendasi

Meskipun Lady sempat melarang ibunya untuk bertemu Luthfi, ibunya tetap mengambil inisiatif untuk berdiskusi mengenai jadwal jaga.

"Anaknya sih keberatan, gak usahlah ini bukan urusan biarin aja," ungkapnya.

Menurut Titis, ibu Lady menemui Luthfi tanpa sepengetahuan putrinya.

Baca juga: Lady Aurellia Menyendiri dan Acap Menangis Sejak Penganiayaan Dokter Koas Viral

"Nah tapi kemudian tanpa sepengetahuan anaknya, ibunya berinisiatif dan menemuilah si ketua koas itu, ini dilakukan karena mungkin komunikasi antara anak itu kurang tersambung," papar Titis. 

Dampak Psikologis

Keluarga Lady kini merasa syok akibat kejadian ini.

Lina Dedy merasa bersalah karena telah mengajak Luthfi bertemu tanpa sepengetahuan putrinya.

"Ibunya merasa bersalah karena inisiatif mau menemui korban tanpa sepengetahuan anaknya, muncul masalah ini," ungkap Titis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas