Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Pilu Siswi SMP di Serdang Bedagai Sumut, Dirudapaksa hingga Tewas, Jasad Dimasukkan Karung

Kasus pembunuhan siswi SMP di Serdang Bedagai, Sumut terungkap. Jasad korban ditemukan terbungkus karung dan disembunyikan di rumah kosong.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Faisal Mohay
zoom-in Kisah Pilu Siswi SMP di Serdang Bedagai Sumut, Dirudapaksa hingga Tewas, Jasad Dimasukkan Karung
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Pembunuhan. Nanang (27) pelaku pembunuhan terhadap siswi SMP di Desa Lubuk Saban Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai ditangkap. 

TRIBUNNEWS.COM - AS, siswi SMP di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, ditemukan tewas terbungkus karung pada Jumat (13/12/2024).

Jasad korban disembunyikan di balik pohon tumbang dan ditutupi daun pelepah kering.

Ditemukan luka tusukan pada jasad korban dan ada dugaan korban dirudapaksa.

Lokasi penemuan jasad berada di sebuah rumah kosong yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumah korban.

Berdasarkan kesaksian keluarga, AS sempat masuk sekolah pada Kamis (12/12/2024) dan menghilang saat pulang sekolah.

Keluarga telah membuat laporan orang hilang ke kantor polisi.

Ayah korban, Supardi Harefa, mengatakan anaknya pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masih sempat dia pagi itu, sebelum pergi ke sekolah aku suruh beli minyak bensin separuh."

"Setelah itu minta duit dia dan pergi sekalian jemput kawannya naik sepeda motor."

"Pas balik dia aku suruh juga antar adiknya sekalian yang masih kelas 1 SD," tuturnya, Senin (16/12/2024). 

Hingga sore, AS tak kunjung pulang ke rumah sehingga Supardi mendatangi Polsek Pantai Cermin untuk membuat laporan.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Sergai Awalnya Berniat Merampok, Polisi: Pelaku Memiting Leher Korban

Petugas kepolisian menolak laporan tersebut karena korban hilang belum 24 jam.

Esok harinya, keluarga menemukan jasad korban di belakang rumah kosong.

Sementara itu, ibu korban, Rubiah, berharap pelaku dihukum seberat-beratnya karena telah menghilangkan nyawa AS.

"Maunya hukuman mati, tapi itu pun belum puas sebenarnya aku. Kok bisa sekejam itu pelaku sama anakku," ucapnya.

Sosok Pelaku

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas