Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Ungkap Peran Rektor UIN Alauddin dalam Membantu Bongkar Kasus Uang Palsu

Polisi mengungkap peran Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, yaitu Hamdan Juhannis dalam membantu membongkar kasus pabrik uang palsu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polisi Ungkap Peran Rektor UIN Alauddin dalam Membantu Bongkar Kasus Uang Palsu
Kompas TV
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono mengungkapkan timeline produksi uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar. 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi mengungkap peran Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, yaitu Hamdan Juhannis dalam membantu membongkar kasus pabrik uang palsu.

Kapolrestabes Makassar, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan Hamdan membantu kerja-kerja polisi selama menyelidiki kasus uang palsu di UIN Alauddin.

"Awalnya kita berkoordinasi dengan Pak Rektor menyampaikan adanya mesin pencetak uang palsu di UIN Alauddin," ujar AKBP Reonald, saat ditemui di Mapolres Gowa, dilansir Tribun Timur, Kamis (19/12/2024) siang.

Reonald menyebut, Hamdan Juhannis kaget saat mengetahui adanya pabrik uang palsu di UIN Alauddin.

"Beliau kaget, terus beliau bertanya di mana tempatnya."

"Saya sampaikan ini sementara kita cari Prof," imbuhnya.

Sang rektor lantas membantu mencari tahu keberadaan pabrik uang palsu.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika tak dibantu Hamdan, sambung Reonald, maka polisi akan kesulitan menemukan keberadaan ruangan tempat mesin pencetak uang palsu tersebut.

"Kampus ini kan luas. Mungkin jika Pak Prof tidak bantu, butuh waktu lama."

"Tapi atas bantuan Pak Rektor, kita temukan dalam waktu satu malam," paparnya.

Ketika menemukan mesin tersebut, Hamdan didampingi wakil rektor I dan II dan pejabat lain di UIN Alauddin.

Hal senada disampaikan Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar.

Baca juga: Tukang Jahit Terlibat dalam Jaringan Uang Palsu UIN Alauddin, Nekat Beli karena Tergiur Untung

Menurutnya, Hamdan sangat aktif dalam memudahkan langkah-langkah penyelidikan polisi.

"Setiap kami koordinasi, beliau cukup aktif membantu."

"Bahkan beliau bertanya, siapa lagi yang perlu diperiksa atau dimintai keterangan, beliau langsung menawarkan," ucapnya.

Tersangka Bertambah

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas