Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pipa 250 Meter Dipasang untuk Mengairi 786 Hektar Sawah di Sragen Imbas Bendung Winong Jebol

Pipa yang digunakan untuk irigasi sementara sepanjang kurang lebih 250 meter. Belum ditentukan akan menggunakan alokasi anggaran untuk membuat saluran

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: willy Widianto
zoom-in Pipa 250 Meter Dipasang untuk Mengairi 786 Hektar Sawah di Sragen Imbas Bendung Winong Jebol
Tribun Solo/Septiana Ayu Lestari
Bendung Winong di Sragen, Jawa Tengah jebol. Imbasnya sawah petani tidak bisa dialiri air. Solusi sementara agar sawah petani di tiga desa yang ada di Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah adalah dengan membuat saluran sementara melalui pipa. 

​Laporan Reporter Tribun Solo, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Bendung Winong di Sragen, Jawa Tengah jebol. Imbasnya sawah petani tidak bisa dialiri air.

Solusi sementara agar sawah petani di tiga desa yang ada di Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah adalah dengan membuat saluran sementara melalui pipa.

Baca juga: Mentan Amran Pastikan Program Swasembada Pangan Lewat Oplah dan Cetak Sawah Berjalan Lancar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen, Albert Pramono Susanto mengatakan nantinya pipa akan diletakkan pada elevasi sungai yang masih normal.

"Untuk irigasi, kami coba desainkan untuk intake menuju ke saluran irigasi utama, diletakkan diatas sungai yang elevasi sungai masih normal," katanya kepada Tribun, Jumat(20/12/2024).

"Kan ini sungai sudah tergerus dalam, kita ambil yang masih normal, kita gunakan pipa menuju ke intake primer, bendung yang lama," sambungnya.

Menurutnya, pipa yang digunakan untuk irigasi sementara sepanjang kurang lebih 250 meter. Belum ditentukan akan menggunakan alokasi anggaran untuk membuat saluran irigasi sementara tersebut.

Baca juga: Demi Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, Edukasi Penggunaan Pupuk Organik Dilakukan di Bali

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami hanya menyesuaikan dengan kebijakan anggaran, kami hanya mengusulkan beberapa hal yang sifatnya mendesak untuk segera dilaksanakan," jelasnya.

Selain itu, dampak jebolnya Bendung Winong membuat rumah di sekitar aliran sungai terancam erosi. Penanganan terdekat, menurutnya akan dibangun pengaman bronjong.

"Untuk pengamanan bronjong kita sudah minta bantuan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, sudah dapat bantuan bronjong, isiannya dari kita," ujarnya.

"Untuk penempatan-penempatan kita sesuaikan dengan kondisi darurat, penanganan darurat dibronjong dulu," pungkasnya.

Baca juga: Big Bang Festival Digelar, Sheila On 7 Akan Tampil di sebagai Band Penutup

Sebelumnya petani di tiga desa yang ada di Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memanfaatkan air hujan untuk mengairi sawah mereka.

Kepala Desa Tunggul, Suntoro mengatakan ada 786,87 hektare sawah di 3 desa yang terdampak.

Menurutnya, karena sudah memasuki musim hujan, petani hanya mengandalkan tadah hujan.

Sedangkan, sebagian petani lainnya mulai membangun sumur dalam.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas