Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Viral Polisi Smackdown Warga di Ambon, Korban Dibanting ke Aspal, Oknum Dijebloskan di Sel Khusus

Video yang memperlihatkan detik-detik polisi smackdown warga di Kota Ambon, Maluku, viral lewat media sosial.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Viral Polisi Smackdown Warga di Ambon, Korban Dibanting ke Aspal, Oknum Dijebloskan di Sel Khusus
Kolase Tribunnews.com
(Kiri) Tangkap layar saat oknum polisi banting warga di Ambon dan (Kanan) Bripka. EW, Aipda JT, dan Bripda. SD mendekam dibalik jeruji besi tempat khusus (Patsus). 

TRIBUNNEWS.COM - Video yang memperlihatkan detik-detik polisi smackdown warga di Kota Ambon, Maluku, viral lewat media sosial.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, video ramai setelah diunggah sejumlah akun X, seperti @V3g3L.

Pada awal rekaman terlihat seorang pengendara mobil dihentikan lajunya oleh anggota kepolisian.

Lokasinya berada kawasan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Saat menghentikan sopir tersebut, oknum polisi tampak emosi.

Ia berulang kali memukul kap mobil sebelum meminta sopir turun dari kendaraannya. 

Korban yang sudah turun tiba-tiba dibanting oknum polisi lain hingga tersungkur di aspal.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak diketahui alasan oknum tersebut bertindak represif.

Baca juga: Viral: Ibu Kantin Rusak Dagangan Siswi MTs Brebes

Sopir tersebut lantas diamankan sementara lokasi kejadian tampak sejumlah warga menyaksikan aksi oknum polisi.

Selain video, @V3g3L menuliskan keterangan:

Berawal rizal (korban) memprotes tindakan seorang anggota polisi yang memperbolehkan kendaraan lain masuk pelabuhan, sementara kendaraan yang dikendarainya dialihkan. 

Tak terima, Oknum polisi tersebut  memukul mobil Rizal, kemudian mendekat dan membanting Rizal.

Sementara itu, hingga Minggu (22/12/2024), video di atas sudah ditonton lebih dari 112 ribu kali.

Warganet ikut meramaikan unggahan dengan beragam komentarnya.

Termasuk menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan polisi kepada warga.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas