Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Bripka RH Diduga Aniaya Lansia di Baubau, Korban Kini Harus Pakai Kursi Roda

Bripka RH diduga menganiaya lansia di Baubau, kini korban harus menggunakan kursi roda.

Editor: Nanda Lusiana Saputri
zoom-in Bripka RH Diduga Aniaya Lansia di Baubau, Korban Kini Harus Pakai Kursi Roda
Kolase Tribunnews/Kompas.com
Nenek Arnia, 66 tahun, terancam cacat permanen dan stroke usai diduga dianiaya polwan, Bripka RH, yang bertugas di Polsek Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video viral yang menunjukkan dugaan penganiayaan oleh oknum polisi wanita (Polwan) di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah menjadi sorotan publik.

Kejadian ini diduga terjadi pada Senin (16/12/2024) dan kini sudah ditangani oleh Polres Baubau.

Dalam video berdurasi 1 menit 7 detik yang diterima oleh TribunnewsSultra.com, terlihat beberapa perempuan terlibat cekcok.

Video lain menunjukkan percekcokan antara seorang wanita berbaju oranye, yang diidentifikasi sebagai Bripka RH, dan seorang wanita lansia berusia 66 tahun, A.

Bripka RH, yang berdinas di salah satu polsek di Kota Baubau, diduga menganiaya A hingga terancam mengalami lumpuh.

Kasat Reskrim Polres Baubau, IPTU Ridlo Muzayyin Sih Basuki, membenarkan keterlibatan oknum Polwan tersebut dan menyatakan laporan dari pihak korban telah diterima sejak 18 Desember 2024.

"Sudah ada pemeriksaan saksi, visum korban, serta pengecekan TKP," jelas IPTU Ridlo, Minggu (29/12/2024).

Berita Rekomendasi

Korban, A, mengungkapkan, saat kejadian, ia sedang menumpang shalat di rumah tetangga Bripka RH.

Tiba-tiba, Bripka RH datang dan terlibat dalam pertengkaran.

"Pemukulan pertama itu, diputar tanganku baru ditarik, pemukulan kedua setelah berdebat, disitu dia maju mau pukul dihalau beberapa orang, tapi tetap saja dia mengamuk," ungkap A.

A menambahkan, kemarahan Bripka RH semakin memuncak saat mengetahui aksinya direkam.

Baca juga: Pemicu Polwan di Baubau Diduga Aniaya Lansia, Korban Terancam Cacat: Tahu Direkam, Tambah Ngamuk

"Setelah itu, dia tau kalau direkam, dia membabi buta, marah dan ingin mengambil handphone, saya pertahankan, dia tambah mengamuk," kata A.

Akibat penganiayaan tersebut, A mengalami kesulitan bergerak dan kini harus menggunakan kursi roda.

"Dokter ahli saraf bilang saya terancam stroke dan cacat," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Video Viral Oknum Polwan di Kota Baubau Sultra Diduga Aniaya Lansia 66 Tahun, Terancam Lumpuh

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Sumber: Tribun Sultra
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas