Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Duel Maut Anak Punk di Kudus, 1 Orang Tewas Ditikam

Perkelahian antara dua anak punk di Kudus berujung tragis, satu tewas ditikam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Duel Maut Anak Punk di Kudus, 1 Orang Tewas Ditikam
TRIBUNJATENG/SAIFUL MASUM
Lokasi perkelahian terduga anak punk hingga menewaskan salah satu di antaranya di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Minggu (29/12/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, digegerkan dengan perkelahian antara dua laki-laki yang diduga merupakan bagian dari kelompok anak punk.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (28/12/2024) sekira pukul 23.00 WIB.

Korban yang terlibat dalam perkelahian adalah Yoga (25) warga Hadipolo dan Eksna Adi P (33) warga Jetak Kembang, Kelurahan Sunggingan, Kudus.

Keduanya ditemukan terkapar di pinggir jalan dengan luka-luka, tidak jauh dari sebuah rumah singgah yang sering digunakan oleh kelompok anak punk.

Seorang saksi, Erwin, mengatakan ia mengetahui perkelahian tersebut setelah anaknya memberitahu.

"Saya waktu kejadian sedang tidur, dibangunin anak-anak ada perkelahian. Saya lari keluar untuk mengecek apa yang terjadi," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (29/12/2024).

Erwin menjelaskan, awalnya ia tidak mengetahui salah satu korban, Yoga, mengalami luka tusuk.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga keduanya hanya diobati dengan obat-obatan yang ada. 

"Begitu saya lihat ada darah di perutnya, langsung saya bawa ke RSUD dr Loekmono Hadi," tambahnya.

Sayangnya, meskipun mendapatkan pertolongan medis, Yoga tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Sementara itu, Eksna hanya mengalami luka-luka ringan.

Baca juga: Yoga Tewas Usai Jalani Perawatan di RS akibat Duel dengan Sesama Anak Punk

Narti, warga setempat, mengaku kaget ketika mendapati kabar mengenai perkelahian tersebut.

"Saya baru tahu pagi hari. Ramai-ramai ada banyak polisi di depan gang. Ternyata ada perkelahian, ada yang meninggal juga," tuturnya.

Kepala Desa Jati Kulon, Hery Supriyanto, menegaskan baik korban maupun terduga pelaku bukan warga setempat.

Keduanya disinyalir bagian dari kelompok anak punk yang sedang singgah di sebuah rumah singgah di Jati Kulon.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas