Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Darso Meninggal Diduga Dianiaya Polisi, 13 Saksi Diperiksa

Polda Jateng periksa 13 saksi terkait kematian Darso, sopir asal Semarang yang diduga dianiaya anggota polisi dari Polresta Yogyakarta.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Darso Meninggal Diduga Dianiaya Polisi, 13 Saksi Diperiksa
dok keluarga Darso
Mendiang Darso (kiri) menceritakan penganiayaan yang dialaminya diduga dilakukan oleh anggota Satlantas Polresta Yogyakarta sehari sebelum meninggal dunia pada 29 September 2024. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah telah memeriksa 13 saksi dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan kematian Darso, seorang sopir rental asal Semarang, Jawa Tengah.

Keluarga Darso melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Jateng, Jumat (10/1/2025) dengan terlapor anggota Satlantas Polresta Yogyakarta berinisial IS.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Dwi Subagio, menyatakan pemeriksaan melibatkan keluarga Darso, masyarakat sekitar, dan pihak rumah sakit RS Permata Medika.

"Kami telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 13 orang," ungkap Dwi setelah melakukan ekshumasi di TPU Sekrakal Gilisari Purwosari, Mijen, Kota Semarang, Senin (13/1/2025).

Dwi menambahkan, pihaknya belum melakukan koordinasi dengan Polda DIY untuk memanggil terlapor, IS.

"Kami belum koordinasi dengan Polda DIY, kami tentukan dulu ini ada proses pidana atau tidak," jelasnya.

Makam Darso dibongkar oleh Polda Jawa Tengah, Senin untuk keperluan penyelidikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Proses ekshumasi dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.05 WIB.

Tim forensik membawa dua boks kontainer setelah proses pembongkaran.

Istri Darso, Poniyem (42), menyatakan dia merasa tertekan melihat makam suaminya dibongkar.

"Namun, demi kebenaran kami rela makam suami dibongkar. Biar tidak simpang siur dan hasilnya nyata," kata Poniyem.

Baca juga: Ekshumasi Darso, Warga Semarang yang Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Ini Sampel Organ yang Diambil

Poniyem juga mengungkapkan suaminya mengalami luka lebam di bagian kepala. "Suami dijemput dalam kondisi sehat, tiba-tiba dibawa ke rumah sakit," tambahnya.

Darso diketahui memiliki riwayat sakit jantung dan telah dipasang lima ring.

Poniyem menjelaskan suaminya tidak bisa melakukan aktivitas berat sehari-hari.

"Suami saya mungkin kaget dijemput, takut atau tertekan jadi jiwanya terguncang ditambah mendapatkan perlakuan tersebut," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas