Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nasib Aipda Maryudi setelah Rumahnya Meledak dan Tewaskan 2 Orang, Masih Berstatus Saksi

Aipda Maryudi diperiksa setelah rumahnya meledak dan mengakibatkan dua orang tewas. Kedua korban merupakan tetangga yang masih punya hubungan keluarga

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Faisal Mohay
zoom-in Nasib Aipda Maryudi setelah Rumahnya Meledak dan Tewaskan 2 Orang, Masih Berstatus Saksi
Kolase Tribun Jatim Network
(Kiri) Ibu dan anak, dua korban tewas dalam ledakan rumah polisi dimakamkan dalam satu liang lahat, di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (13/1/2025) dan (Kanan) Penampakan rumah Aipda Maryudi. 

"Jadi, di sana kita menemukan di sekitar kamar depan Saudara Marsudi itu kita swab pintu masuknya itu, kita temukan mengandung oksidator dan klorat di mana klorat itu bahan isian dari kembang api atau sleng dor," ucapnya, Selasa.

Meski bahan kimia jenis klorat mudah meledak, namun ia belum dapat menyimpulkan penyebab ledakan karena bahan tersebut.

"Jadi nanti pemicu panas nanti akan kita dalami lebih lanjut di Laboratorium Forensik," tukasnya.

Baca juga: Terungkap, Luluk Berupaya Lindungi Anaknya Dari Reruntuhan Akibat Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto

Penyebab Korban Tewas

Biddokkes Polda Jatim, Tutik Purwanti, mengatakan identifikasi jenazah dilakukan di RSUD Prof Dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

Terungkap kedua korban tewas dalam keadaan lemas kekurangan oksigen karena tertimpa reruntuhan bangunan.

Kondisi jenazah ibu melindungi anaknya yang masih balita.

"Pemeriksaan jenazah korban, (Kaffa) didapati beberapa luka lecet di bagian wajah dan anggota badan gerak atas dan bawah."

Rekomendasi Untuk Anda

"Identifikasi jenazah (Luluk) luka lecet pada wajah, lengan dan kaki," tandasnya, Selasa.

Penyidik hanya melakukan pemeriksaan luar untuk mengungkap kematian korban.

Dengan pemeriksaan ini penyidik memastikan korban meninggal karena tertimpa material.

"Kondisi korban utuh tidak ditemukan luka bakar, hanya ditemukan luka lecet dan memar."

"Sehingga, dapat kita simpulkan bahwa penyebab korban meninggal akibat terkena reruntuhan, dari tanda asfiksia berupa kuku membiru dan pendarahan kelopak mata serta luka lecet sesuai kondisi korban saat ditemukan," katanya.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJatim.com dengan judul UPDATE Ledakan di Mojokerto, Berpusat di Rumah Milik Anggota Babhinkamtibmas Polsek Dlanggu

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJatim.com/Sri Wahyunik)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas