Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemuda Pancasila dan GRIB Bentrok di Blora, 19 Pelaku Diringkus hingga Berakhir Damai

Belasan orang terduga pelaku bentrok Pemuda Pancasila (PP) vs GRIB di Blora diamankan polisi. Alat bukti seperti kayu dan batu ikut disita

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pemuda Pancasila dan GRIB Bentrok di Blora, 19 Pelaku Diringkus hingga Berakhir Damai
Kolase Tribunnews
Mobil Granmax hancur dalam entrok berdarah ormas DPD Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya versus ormas Pemuda Pancasila di Blora, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) bentrok di Blora, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2025).

Bentrokan yang terjadi di Perempatan Karangjati dan Kecamatan Kunduran ini mengakibatkan 12 orang luka-luka.

Sebanyak 19 orang terduga pelaku bentrokan pun diamankan polisi

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengonfirmasi hal tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap belasan terduga pelaku.

"Sampai saat ini ada 19 terduga pelaku yang kami amankan, dan saat ini masih dalam pemeriksaan," ujarnya, Rabu (15/1/2025).

Saat ditanya dari ormas mana yang diamankan, Wawan masih belum bisa merincinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia hanya mengatakan bahwa pihak penyidik masih melakukan pendalaman.

"Ini masih pendalaman," ucap Wawan..

Selain mengamankan terduga pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan selama bentrokan.

"Kalau yang bawa sajam, kami belum mendapatkan informasi. Tetapi ada yang menggunakan kayu, batu, yang digunakan untuk sebagai alat bentrok," terangnya.

Baca juga: Bentrokan Pemuda Pancaila dan GRIB di Blora Berakhir Damai, Bupati Minta Maaf

Diketahui, bentrokan tersebut juga mengakibatkan kendaraan dari dua ormas rusak.

"Untuk kendaraan rusak dari masing-masing ormas. Saat ini kami lakukan penyelidikan dan penyidikan, nanti akan kami sampaikan hasil berikutnya," jelasnya.

Dikutip dari TribunJateng.com, Wawan mengatakan, korban bentrokan di Perempatan Karangjati ada delapan orang.

Sementara, bentrokan di Kecamatan Kunduran ada empat orang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas