Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jateng Dilanda Bencana: Pekalongan dan Sragen Kena Banjir, Kendal Tanggul Jebol

Tiga wilayah di Jawa Tengah dilanda bencana pada hari ini. Di Pekalongan, banjir dan tanah longsor mengakibatkan adanya korban jiwa.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jateng Dilanda Bencana: Pekalongan dan Sragen Kena Banjir, Kendal Tanggul Jebol
Kolase Tribunnews.com
Banjir terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Selasa (21/1/2025) (kiri). Selain itu, bencana berupa tanggul jebol terjadi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (kanan). 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), dilanda bencana pada Selasa (21/1/2025) hari ini.

Berdasarkan catatan Tribunnews.com, ada tiga wilayah yang dilanda bencana yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Sragen.

Bahkan, bencana tersebut turut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Pekalongan Dilanda Banjir dan Longsor, 16 Orang Tewas

Kabupaten Pekalongan dilanda bencana longsor dan banjir bandang, tepatnya di Kecamatan Petungkriyo.

Dikutip dari Tribun Jateng, bencana tersebut diawali hujan deras yang mengguyur Kecamatan Petungkriyono sejak Senin (20/1/2025) kemarin.

Desa Kasimpar di Kecamatan Petungkriyono menjadi wilayah yang paling parah dilanda longsor.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Desa Kasimpar, ada desa lain di Kecamatan Petungkriyono yang turut dilanda longsor dan banjir bandang.

"Ini pun juga berakibat pada longsor di beberapa titik, ada Desa kasimpar, Tlogohendro, Gumelem juga ada," katanya, Selasa (21/1/2025).

Baca juga: Update: 17 Orang Meninggal Akibat Longsor di Petungkriyono Pekalongan

Akibat dari bencana yang terjadi, tercatat ada 16 orang tewas. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi.

"Saya dapat informasi terakhir dari data pos lapangan itu bertambah 1 yang MD (meninggal dunia), jadi 16."

"Luka 10 orang, yang hilang juga berkurang," kata Bergas, Selasa.

Dari korban tewas tersebut, ada Sekretaris Desa (Sekdes) Kasimpar beserta keluarganya yang turut meninggal dunia akibat bencana tersebut.

"Satu keluarga, yang sudah ketemu Sekdes sama anaknya meninggal dunia," jelasnya.

Akbar juga membenarkan adanya warga yang mengungsi akibat longsor dan banjir bandang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas