Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anak yang Bunuh Ayahnya Pertanyakan Kenapa Ia Diborgol ke Polisi

"'Pak kenapa tangan saya diborgol? Bukankah acaranya sudah selesai'," ucap AKP Fatchurrahman menirukan pernyataan pelaku.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Anak yang Bunuh Ayahnya Pertanyakan Kenapa Ia Diborgol ke Polisi
Tribunjatim.com/ Imam Nawawi
ANAK BUNUH AYAH - Akbar, pelaku pembunuhan ayah sendiri menjalani perawatan di RSD dr Soebandi Jember, Jawa Timur, Rabu (29/1/2025). Ia sempat mempertanyakan kenapa ia diborgol. 

"Selain ayah kandungnya, juga ada korban lain. Yakni saksi yang hendak melerai," ungkapnya, Senin (27/1/2025).

Jari tangan warga pun terkena sabetan parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa ayahnya.

"Tidak berani mengejar, kemudian kena tebas jarinya,"

"Habis itu saksi ini teriak, hingga kejadian itu diketahui oleh warga lainnya," ujar Koptu Herman Jatmiko, dikutip dari TribunJatim.com.

Diketahui, ayah pelaku ditemukan tewas pada Senin (27/1/2025) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

Warga setempat menemukan kepala dan badan korban terpisah.

Rekomendasi Untuk Anda

Demikian yang disampaikan Babinsa Mojosari, Koptu Herman Jatmiko.

"Tubuhnya berada di pinggir jalan dekat tiang bendera, sementara kepalanya ada di rumah tetangganya berjarak 200 meter dari TKP," ujarnya, dikutip dari TribunJatim.com.

Ia menuturkan, aksi pembunuhan ini terungkap setelah seorang warga melihat tubuh korban tanpa kepala tergeletak di pinggir jalan desa.

Baca juga: Polisi Kesulitan Interogasi Anak yang Bunuh Ayah di Jember, Matanya Melotot saat Diajak Bicara

Warga tersebut pun langsung berteriak minta tolong ke warga lainnya.

Herman menuturkan, diduga pelaku mengalami depresi saat melakukan aksinya.

"Diduga pelaku mengalami depresi. Masalahnya apa, pihak keluarganya sendiri masih belum tahu,"

"Namun tiba-tiba tadi pukul 00.00 WIB malam, tetangganya melihat pelaku sudah memutilasi bapaknya sendiri," kata Koptu Herman Jatmiko.

Jasad korban pun dibawa ke RSD dr Soebandi Jember untuk diautopsi.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas