Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hilang 4 Hari di Gunung Joglo Bogor, Mapala Uhamka Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan dibantu relawan kemudian melakukan pencarian sejak Jumat (31/1/2025) dan Rohadi ditemukan meninggal dunia pada Sabtu ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Erik S
zoom-in Hilang 4 Hari di Gunung Joglo Bogor, Mapala Uhamka Ditemukan Meninggal Dunia
dok Grup Kolaborasi Siaga SAR Bogor
PENDAKI DITEMUKAN MENINGGAL - SAR Gabungan saat melakukan proses pencarian seorang Mapala Kampus Uhamka bernama Mohamad Rohadi (21) yang hilang di Gunung Joglo, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/2/2025). Mohamad Rohadi ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Menghilang sejak Rabu (29/1/2025), Mohamad Rohadi (21) Mahasiswa pecinta alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) ditemukan.

Rohadi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (1/2/2025).

Jasad Rohadi ditemukan dalam keadaan telungkup di aliran Curug Pariuk.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengatakan, Rohadi ditemukan usai hilang di Gunung Joglo, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Kronologi Mapala Uhamka Hilang di Gunung Joglo Cisarua Bogor Hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Adam melanjutkan, SAR gabungan mencari Rohadi di beberapa jalur gunung.

“Kami temukan Rohadi sekitar pukul 09.41 WIB dalam posisi telungkup,” kata Adam dalam keterangannya.

Ia menduga Rohadi terjatuh saat hilang dari rombongannya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kondisi medan yang banyak terdapat jurang dan lembah, serta cuaca yang cukup ekstrim dapat menyebabkan korban kemungkinan jatuh atau tersesat dikarenakan jalur yang tertutupi kabut dan hujan,” ujarnya.

Jasad Rohadi kini sudah dievakuasi oleh SAR gabungan.

Kronologis

Rosadi awalnya hilang usai melakukan pendakian bersama rombongan dari Imapala Uhamka.

Saat itu Rosadi dan tim sedang turun kembali ke pos dan melanjutkan pulang pada Rabu (29/1/2025).

Posisi Rosadi dalam pendakian itu berada di paling belakang, dan bertugas sebagai sweeper.

Dalam perjalanan turun itu, Rosadi berniat melakukan pengecekan jalur.

Namun setelah ditunggu oleh teman-temannya, ia tak kunjung kembali.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas