Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kondisi Terkini Keracunan Massal di Sleman: 47 Korban Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kondisi terkini keracunan massal yang dialami warga di Dusun Krasakan, Lumbungrejo, Tempel, Kabupaten Sleman, setelah menyantap hidangan pernikahan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kondisi Terkini Keracunan Massal di Sleman: 47 Korban Masih Dirawat di Rumah Sakit
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
KERACUNAN MASSAL MAKANAN HAJATAN - Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan dalam hajatan di dusun Krasakan, Kalurahan Lumbungrejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY terus bertambah. Sejauh ini, data sementara lebih kurang terdapat 151 orang yang bergejala. Sebagian dari mereka menjalani perawatan kesehatan di Posko setempat maupun di sejumlah Rumah Sakit. Kepala Puskesmas Tempel 1, Diana Kusumawati, mengatakan data sementara ada 151 orang yang bergejala. 

TRIBUNNEWS.COM - Warga di Dusun Krasakan, Lumbungrejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mengalami keracunan setelah menyantap hidangan pesta pernikahan.

Terkini, sampai Selasa (11/2/2025) siang, kondisi berangsur melandai dan hampir tak ditemukan lagi kasus baru.

Berdasarkan data sementara, akumulasi jumlah korban keracunan ada 162 orang, tetapi setelah divalidasi menjadi 148 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebagian warga kondisinya sudah membaik dan menjalani rawat jalan.

Sementara itu, jelas Kepala Puskesmas Tempel 1, Diana Kusumawati, 47 lainnya masih opname di rumah sakit (RS). 

"Hari ini alhamdulillah sudah landai, kasusnya juga sudah banyak berkurang. Hampir tidak ada kasus baru lagi." 

"Mudah-mudahan sudah selesai tinggal meyelesaikan yang kemarin. Yang masih opname di rumah sakit 47 orang," ujar Diana Kusumawati, Selasa (11/2/2025), dilansir Tribun Jogja.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyatakan bahwa posko kesehatan penanganan keracunan di Krasakan per hari ini mulai tutup.

Pasalnya, tren kasus sudah mulai melandai dan hampir tak ditemukan lagi kasus baru.

Nantinya, posko terpadu juga pelan-pelan akan ditarik dan digantikan oleh posko mandiri.

Posko mandiri ini adalah inisiatif warga untuk membantu pemulihan korban yang masih bergejala dan kesulitan beraktivitas. 

Baca juga: 2 Acara yang Berujung Keracunan Massal di Sleman Sajikan Siomay, Produsen Langsung Klarifikasi

"Jadi nanti tinggal posko mandiri dari warga membantu warga yang bergejala." 

"Karena kan masih ada yang dirawat di RS sehingga warga inisiatif memberikan makan karena aktivitas masih kesulitan," jelasnya. 

Berbeda dengan hari sebelumnya, aktivitas di posko cukup lengang.

Hari ini sudah tidak ada lagi warga yang diobservasi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas