Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muhammadiyah Blora Berikan Beasiswa Pendidikan ke Anak Korban Tragedi Proyek RS PKU

Anak dari empat korban tewas akan diberikan beasiswa pendidikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PMD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Muhammadiyah Blora Berikan Beasiswa Pendidikan ke Anak Korban Tragedi Proyek RS PKU
TRIBUNJATENG.COM/M IQBAL SHUKRI
KECELAKAAN KERJA DI BLORA- Lokasi kejadian kecelakaan kerja proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). Muhammadiyah Blora bakal berikan beasiswa ke anak korban meninggal (Tribunjateng/Iqbal) 

TRIBUNNEWS.COM - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PMD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah bakal berikan beasiswa ke seluruh anak korban meninggal dunia atas kecelakaan kerja proyek pembangunan RS PKU Muhammadiyah Blora.

Diketahui, ada empat orang pekerja yang tewas dalam kecelakaan kerja yang terjadi pada Sabtu (8/2/2025) lalu.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Blora, Syaifuddin mengatakan, beasiswa terhadap anak-anak empat korban tewas tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Muhammadiyah Blora.

"Insya Allah kaitannya dengan keluarga korban, yang masih punya tanggungan anak usia sekolah, insya Allah kami dari pihak Muhammadiyah, akan membantu beasiswa sekolah anak-anak beliau yang korban jiwa itu. Insyaallah kami sudah siap," katanya, kepada TribunJateng.com, Selasa (11/2/2025).

Beasiswa tersebut bakal diberikan sampai tingkat pendidikan yang diinginkan oleh anak dan keluarga korban.

"Nanti kita usahakan, mereka (anak korban) mau sampai di mana (jenjang tingkat pendidikan) insyaallah kami akan membantunya," paparnya.

Diketahui, ada empat orang yang tewas dalam kecelakaan kerja proyek pembangunan RS PKU Muhammadiyah Blora.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban bersama sembilan orang lainnya terjatuh dari lift crane proyek.

Keempat korban meninggal dunia, di antaranya Sono, warga Desa Ngampon RT 002/002 Kecamatan Jepon. 

Ahmad Zaenudin, warga Dukuh Lubang Desa Puledagel RT 005/002 Kecamatan Jepon. 

Kemudian Tri Wiji dari Desa Bacem RT 003/001 Kecamatan Jepon.

Baca juga: Bak Pertanda, Anak Korban Tewas Insiden Lift Jatuh di RS PKU Muhammadiyah Blora Mimpi Gigi Lepas

Djami dari Dukuh Tegalgiling RT 003/001 Desa Temurejo, Kecamatan Blora.

Polda Jateng Bantu Investigasi

Tim Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng pun turun tangan membantu Polres Blora untuk selidiki penyebab kecelakaan proyek ini.

Demikian yang disampaikan oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto.

"Iya mas (Dibantu Tim Labfor Polda Jateng), masih proses penyelidikan," katanya, saat dikonfirmasi TribunJateng.com, Senin (10/2/2025).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas