Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bocah 6 Tahun di Jember Tewas Dibunuh Pacar Ibunya, Korban Dikubur di Kebun Kopi

Warga Desa Garahan Kecamatan Silo Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi karena diduga membunuh seorang bocah berinisial F (6).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Erik S
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Bocah 6 Tahun di Jember Tewas Dibunuh Pacar Ibunya, Korban Dikubur di Kebun Kopi
TribunJatimTimur.com/Istimewa Warga Desa Garahan
PEMBUNUHAN ANAK - Polisi dan warga mengevakuasi bocah 6 tahun yang dikubur di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, Jawa Timur, Kamis (13/2/2025) malam. Korban diduga dibunuh M Alfiyanto, pacar ibu korban. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER -  M Alfiyanto atau Alfin (25), warga Desa Garahan Kecamatan Silo Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi karena diduga membunuh seorang bocah berinisial F (6).

Korban diketahui adalah anak dari pacar pelaku.

Korban kemudian dikubur pelaku di kebun kopi.

Alfiyanto awalnya diamankan warga pada Kamis (13/2/2025) malam.

Saksi yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan awalnya foto pelaku tersebar di media sosial.

"Korban dikabarkan diculik oleh Alfin yang tidak lain kekasih ibu kandung korban. Kebetulan pagi tadi ada warga mengetahui keberadaan pelaku di dalam kebunnya di Desa Garahan yang ada di sekitar eks pabrik rokok Sampoerna," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, hal tersebut dikabarkan kepada warga lain, hingga akhirnya massa berkumpul di luar kebun menunggu pelaku keluar.

"Disanggong sambil menunggu warga lainnya, setelah beberapa warga berkumpul, pelaku diamankan," ucapnya.

Dia mengatakan saat itu massa menghajar pelaku di lokasi, sebab pria tersebut tidak mau memberitahukan keberadaan korban.

"Pelaku sempat nggak mau mengakui, tapi setelah didesak, pelaku mengakui kalau korban dikubur di kebunnya," ulasnya.

Setelah itu, katanya, warga langsung melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian, serta mencari keberadaan korban yang dikubur di kebun.

"Kami melaporkan ke polisi dan tempat mengubur korban ditutupi dengan dedaunan kering," bebernya.

Korban dititipkan ke pelaku

Kasus ini bermula ketika Irmawati (23), ibu korban, menitipkan anaknya kepada terduga pelaku pada Minggu (9/2/2025) saat ia sedang membantu acara hajatan di rumah saudaranya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas