Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat Bagi-bagi Mobil Dinas, Hartanya Rp12,8 Miliar

Profil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang bagi-bagi mobil dinas. Punya harta lebih dari Rp12,8 miliar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Profil Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat Bagi-bagi Mobil Dinas, Hartanya Rp12,8 Miliar
Tangkap Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Chanel
GUBERNUR JAWA BARAT - Foto ini diambil dari tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Chanel. Dalam unggahannya di TikTok, Sabtu (22/2/2025), Dedi Mulyadi membagi-bagikan mobil dinas Gubernur Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membagikan tiga mobil dinas miliknya karena mengaku pusing memiliki banyak kendaraan dinas.

Dedi menginstruksikan agar Mercedes Bens V-Class dinas miliknya, diubah menjadi rumah sakit berjalan yang dilengkapi fasilitas kesehatan mumpuni.

"Ini dialokasikan, ubah jadi mobil rumah sakit. Yang ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil. Kalau perlu bisa mendeteksi kanker di sini, pemeriksaan darah," kata Dedi, Sabtu (22/2/2025), di akun TikTok resminya.

"Itu mobil punya rumah sakit, tapi bukan buat saya," lanjutnya.

Lebih lanjut, Dedi meminta agar Toyota Camry 2007 dilelang, sebab membutuhkan biaya pemeliharaan tinggi karena usianya yang tua.

Ia juga memberikan mobil dinas Toyota Alphard miliknya kepada Herman.

Baca juga: Pusing Mobil Dinas Banyak, Dedi Mulyadi Bagi-bagi: Mercy Jadi RS Berjalan, Toyota Camry Dilelang

Dedi mengaku terlalu banyak memiliki mobil dinas akan membuatnya pusing.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, perawatan mobil dinas dan pembayaran pajak akan sangat membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Jangan terlalu banyak (mobil dinasnya), lieur (pusing)" pungkas dia.

Profil Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030, setelah resmi dilantik pada Kamis (20/2/2025), di Istana Kepresidenan.

Ia lahir pada 12 April 1971 di Subang, Jawa Barat.

Karier politiknya dimulai pada 1999, saat menjadi anggota DPRD Purwakarta.

Pada 2003, Dedi terpilih menjadi Wakil Bupati Purwakarta.

Sejak saat itu, karier politik Dedi semakin melejit.

Ia terpilih menjadi Bupati Purwakarta pada 2008 dan menjabat selama dua periode.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas