Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PTPN I Lakukan Program Konservasi Alam Demi Tingkatkan Kompetensi Pelaku Wisata

program konservasi lingkungan dan pengembangan komunitas di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: willy Widianto
Editor: Wahyu Aji
zoom-in PTPN I Lakukan Program Konservasi Alam Demi Tingkatkan Kompetensi Pelaku Wisata
HO/PTPN I
PELESTARIAN LINGKUNGAN - Dalam rangka pelaksanaan program konservasi lingkungan dan pengembangan komunitas di Kecamatan Bahorok, PTPN I menggelar rapat kerja bersama para pemangku kepentingan utama Kabupaten Langkat. Pertemuan yang berlangsung di Bukit Lawang, Kamis (27/2/2025) ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka pelaksanaan program konservasi lingkungan dan pengembangan komunitas di Kecamatan Bahorok, PTPN I menggelar rapat kerja bersama para pemangku kepentingan utama Kabupaten Langkat.

Pertemuan yang berlangsung di Bukit Lawang pada 27 Februari 2025 ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.

Rapat kerja tersebut melibatkan perwakilan berbagai  instansi seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Langkat, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BB-TNGL) wilayah V, BPDAS Wampu Sei Ular, Kecamatan Bahorok, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), PT Langkat Nusantara Kepong, Benih Baik dan Rinte Nusantara.

 

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menegaskan bahwa program konservasi di Kecamatan Bahorok merupakan bagian dari program unggulan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

"Kami berharap program ini dapat menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di Sungai Landak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, PTPN I juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi para pelaku wisata di Bukit Lawang serta memberdayakan BUMDes guna menciptakan nilai bersama bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (3/3/2025).

Lebih lanjut Tio menyampaikan, “Program konservasi berkelanjutan yang PTPN I laksanakan di Kecamatan Bahorok meliputi beberapa sub program antara lain Penanaman pohon untuk pakan satwa endemik, pelestarian flora langka, hingga kepada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekowisata serta dukungan untuk rumah disabilitas," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, pertemuan ini adalah langkah PTPN I untuk mengidentifikasi lebih dalam dan menganalisa permasalahan, kebutuhan-kebutuhan pemangku kepentingan,  serta melihat potensi sinergi dan kolaborasi antar pihak.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat, Elly Heriani Rambe, menyambut baik inisiatif PTPN I dalam program konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Bahorok.

"Kami berharap adanya keselarasan tujuan bersama dari setiap stakeholder yang hadir agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Bahorok," ujarnya.

Sebelumnya pada tahun 2024 bersama Kelompok Hutan Sosial setempat yaitu Rinte Nusantara, PTPN I  telah membantu dalam pembuatan nursery pembibitan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan konservasi di sepadan Sungai Landak.

Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat penyediaan bibit untuk kegiatan konservasi, tetapi juga sebagai tempat pembelajaran dan edukasi lingkungan bagi masyarakat setempat.

Sebagai penutup rapat kerja, seluruh peserta menandatangani komitmen bersama untuk mendukung program konservasi lingkungan.

Komitmen ini diharapkan semakin memperkuat upaya pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di Kecamatan Bahorok.

PTPN I optimistis bahwa kolaborasi yang terjalin akan menciptakan dampak positif jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca juga: DPR dan Pemerintah Sepakat RUU KSDAHE Dibawa ke Rapat Paripurna, Atur Pengelolaan Konservasi Alam

Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi kawasan Bahorok, tetapi juga bagi daerah lain yang membutuhkan perhatian serupa. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas