Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Awal Mula Brigadir Ade Kurniawan Kenal DJP, Hamili dan Bunuh Bayinya, Bohong soal Pekerjaan

Bayi 2 bulan yang diduga dibunuh Brigadir Ade Kurniawan ternyata hasil hubungan gelap dengan seorang wanita berinisial DJP.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Awal Mula Brigadir Ade Kurniawan Kenal DJP,  Hamili dan Bunuh Bayinya, Bohong soal Pekerjaan
KOMPAS.com/NURWAHIDAH, Tribun Pekanbaru
POLISI BUNUH BAYI - Brigadir Ade Kurniawan atau AK, anggota Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jawa Tengah (Jateng) diduga telah membunuh anak kandungnya yang masih berusia 2 bulan, Minggu (2/3/2/025). Korban merupakan bayi hasil hubungan gelap antara Brigadir Ade dengan seorang wanita berinsial DJP. 

TRIBUNNEWS.COM - Brigadir Ade Kurniawan atau AK, anggota Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jawa Tengah (Jateng), dilaporkan atas kasus dugaan pembunuhan terhadap anak kandungnya yang masih berusia 2 bulan.

Mulanya, diberitakan yang melaporkan Brigadir AK adalah istrinya, DJP (24).

Namun, ternyata keduanya belum resmi menikah. Bayi yang dibunuh Brigadir Ade adalah hasil hubungannya dengan DJP.

DJP diketahui merupakan lulusan sebuah kampus negeri di Kota Semarang.

Dilansir TribunJateng.com, Brigadir Ade mendekati DJP memanfaatkan kemampuannya di dunia intel pada 2023 lalu.

Pendekatan itu dilakukan setelah Brigadir Ade resmi bercerai dari istri sahnya.

Awal berkenalan dengan DJP, Brigadir Ade bohong soal pekerjaannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengaku bekerja di sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Awalnya Brigadir AK ngaku bukan anggota polisi tapi kerja di Telkomsel."

"Namun, lama-kelamaan ketahuan (oleh DJP) ketika sudah saling dekat," kata pengacara DJP, Alif Abudrrahman, Selasa (11/3/2025).

Dari hasil hubungan itu, lahirlah bayi laki-laki berinisial AN.

Baca juga: Terungkap, Bayi yang Tewas Dicekik Brigadir AK Ternyata Hasil Hubungan Gelap

Alif pun memastikan, bayi laki-laki berusia 2 bulan yang diduga dibunuh Brigadir Ade adalah anak kandung dari polisi tersebut.

"Jadi kami enggak asal ngomong ini anak siapa, ini ada tes DNA-nya, itu anaknya 99,9 persen," tandasnya.

Status hubungan Brigadir Ade dan DJP yang belum resmi menikah pun dibenarkan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto.

Artanto juga memastikan, bayi yang menjadi korban pembunuhan adalah anak kandung dari Brigadir Ade.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas