Kebakaran Gerbong di Stasiun Tugu Jogja Diduga Ulah Pria 17 Tahun
Inilah kabar terbaru soal kebakaran kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kebakaran tersebut disebabkan leh seorang pria berusia 17 tahun
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria berinisial M (17) warga Jakarta diamankan polisi.
Ia diamankan karena diduga telah melakukan pembakaran gerbong kereta api yang terparkir di Stasiun Tugu Yogyakarta.
Demikian yang disampaikan Ditreskrimum Polda DIY, Kombes FX Endriadi.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan didukung keterangan labfor, Ditreskrimum Polda DIY dan Polresta Yogyakarta telah mengamankan satu orang laki-laki," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
Ia mengatakan, M merupakan pria yang tak punya pekerjaan.
"Yang bersangkutan tidak punya pekerjaan. Jadi yang bersangkutan ini adalah warga di Jakarta," ucapnya.
M diringkus di Malioboro sesaat setelah terjadi peristiwa kebakaran.
"Kita tangkap di daerah Malioboro sesaat setelah peristiwa kebakaran. Ada CCTV, ada hasil labfor, berkesuai semua dan hasil keterangan dia juga," ungkapnya.
Endriadi juga menuturkan bahwa M merupakan penyandang disabilitas sensorik.
"Yang bersangkutan disabilitas sensorik, tidak bisa bicara. Kami dari tim lidik minta bantuan juru bahasa isyarat," ucapnya.
Ia menceritakan, kebakaran ini bermula ketika M yang awalnya membakar kardus dan kemudian masuk ke dalam gerbong.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran Gerbong Kereta di Stasiun Tugu Jogja, KAI: Terbakar saat Parkir
Di dalam gerbong tersebut, ia mulai melakukan pembakaran hingga menyebabkan tiga gerbong terbakar.
"Yang bersangkutan melakukan pembakaran diduga dengan membakar kertas kardus berwarna cokelat menggunakan korek api, lalu masuk ke gerbong, kemudian api di kertas itu digunakan untuk membakar gerbong tersebut," ucapnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga bakal melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap M.
"Kita akan melakukan pemeriksaan kejiwaannya. Yang bersangkutan masih kita ajukan ke ahli kejiwaan untuk disurvei selama 2 minggu," pungkasnya.
Baca tanpa iklan