Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok TM, Polisi Terjaring Razia Berduaan dengan Mahasiswi di Kamar Kos, Protes Petugas

TM, anggota polisi di Lamongan terjaring razia di Tuban, Sabtu (15/3/2025). Ia kepergok berduaan dengan seorang mahasiswi di kamar kos.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sosok TM, Polisi Terjaring Razia Berduaan dengan Mahasiswi di Kamar Kos, Protes Petugas
TribunJatim.com/Muhammad Nurkholis
RAZIA POLISI - Petugas gabungan merazia sebuah kamar kos yang terletak di Jalan Wr. Supratman Tuban, Sabtu (15/3/2025). Dalam razia ini petugas mendapati ada seorang oknum anggota polisi yang tengah ngamar dengan gadis tanpa hubungan suami istri. Berikut sosok polisi berinisial TM. 

TRIBUNNEWS.COM - TM (22), seorang anggota polisi terjaring razia petugas, Sabtu (15/3/2025).

Ia kepergok saat berduaan dengan seorang mahasiswi di kamar kos di Jalan WR Supratman, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Adapun identitas mahasiswi itu adalah EDP (20), warga Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Dilansir TribunJatim.com, TM merupakan warga Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Ia adalah anggota polisi dari jajaran Polres Lamongan, tepatnya bertugas di Polsek Solokuro.

"Yang bersangkutan anggota dari Polsek Solokuro Lamongan," kata Kanit Patroli Sat Samapta Polres Tuban, Ipda Rudi.

Imbas dari kejadian itu, TM mendapat penindakan dari Propam Polres Lamongan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat ini sudah mendapat penanganan dari Propam Polres Lamongan," ujarnya.

Sebelumnya, saat dirazia, TM sempat tak terima. Ia memprotes petugas yang mendatangi kamar kosnya.

Bahkan, TM juga keberatan dan melarang awak media yang meliput razia gabungan tersebut mengambil gambarnya.

Namun, setelah mendapatkan penjelasan dari petugas kepolisian yang ikut dalam razia tersebut, akhirnya mereka bisa menerimanya.

Baca juga: Oknum Polisi di Tuban Terjaring Razia saat Berduaan dengan Mahasiswi di Kos, tapi Tidak Ditindak

Saat itu, petugas tidak memproses TM lebih lanjut karena kurangnya bukti.

Sebab saat razia terjadi, pintu kamar kos TM dalam posisi terbuka.

"Mau menindak tidak cukup bukti," kata Rudi.

Dari pengakuan TM, ia hanya mengantarkan pulang pasangannya, dikutip dari Kompas.com.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas