Sosok AKP Anumerta Lusiyanto yang Tewas Tertembak, Dikenal Baik dan Ramah
AKP Anumerta Lusiyanto yang tewas tertembak saat menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Garudea Prabawati
"Tidak ada pesan terakhir, namun almarhum Lusiyanto mengatakan jika dia kangen ibu, dia menelepon saya."
"Karena menurut almarhum, saya ini sosok pengganti ibu, jadi kalau Lusiyanto kangen ibu, selalu menelepon saya," tuturnya.
Parwati berujar bahwa kepergian Lusiyanto secara tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besarnya.
"Ya kami sangat kehilangan sosok adik kami yang sangat kami sayangi ini. Dan sangat-sangat luar biasa di tengah-tengah keluarga."
"Kami sempat tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini," ucap Parwati.
Setelah kejadian ini, ia meminta kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas pelaku yang menghabisi nyawa adiknya.
"Harapan saya dan keluarga besar meminta keadilan seadil-adilnya untuk ditindak tegas pelaku penembakan adiknya," ucap Parwati.
Ia lantas menyampaikan doa untuk adiknya yang meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya.
"Semoga diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosa-dosanya. Insyaallah ini sudah takdir Allah jalannya."
"Di mana almarhum meninggal dunia ketika menjalankan tugas memberantas kebatilan," ujarnya.
Sebagai informasi, sebanyak tiga anggota kepolisian tewas ditembak saat menggerebek tempat perjudian sabung ayam di Way Kanan.
Selain AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Aprianto dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganta juga kehilangan nyawanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Tangis Kakak Kandung Pecah Kuak Keseharian AKP Anumerta Lusiyanto Tewas Tertembak, Adik Penurut.
(Tribunnews.com/Deni)(TribunSumsel.com/Aggi Suzatri)
Baca tanpa iklan