Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kesal Sering Ditagih Utang, Pria di Lampung Tengah Rampok dan Bunuh Tetangga

Wahono menghabisi nyawa tetangganya sendiri dan merampas harta benda termasuk uang Rp 50 juta milik korban.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kesal Sering Ditagih Utang, Pria di Lampung Tengah Rampok dan Bunuh Tetangga
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidik
PERAMPOKAN SADIS - Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit memimpin ekspose perampokan sadis, Senin (24/3/2025). Perampokan yang menewaskan istri pemilik toko itu terjadi di Dusun IV, Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Jumat (21/3/2025). 

 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Kasus perampokan sadis di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, terkuak.

Selain menggasak uang puluhan juta, pelaku juga tega membunuh wanita pemilik rumah.

Ternyata pelakunya adalah tetangga korban bernama Wahono (49).

Dia menghabisi nyawa tetangganya sendiri dan merampas harta termasuk uang Rp 50 juta milik korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wahono merampok pasangan suami istri Didik Suprayogi (54) dan Sri Lestari (46).

Sri ditemukan tewas sementara Didik selamat dengan luka parah.

Rekomendasi Untuk Anda

Aksi perampokan sadis tersebut terjadi tepatnya di Dusun IV, RT 002 RW 001, Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah pada  Jumat (21/3/2025) pukul 21.30 WIB.

Motifnya Utang

Kepada polisi, Wahono mengaku tak terima kerap ditagih utang oleh korban yang merupakan pasangan suami istri.

Plh Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah Iptu Pande Putu Yoga mengatakan Wahono sakit hati saat ditagih utang oleh korban.

"Dari hasil pendalaman, motif tersangka melakukan pembunuhan lantaran sakit hati kepada korban karena masalah penagihan utang," kata Pande, Senin (24/3/2025).

Pande menjelaskan tersangka diketahui mempunyai utang kepada pasutri itu yang mencapai belasan juta rupiah.

Suatu ketika korban menagih utang tersebut kepada tersangka.

Namun korban mengucapkan sesuatu yang membuat tersangka tersinggung.

"Tersangka menganggap ucapan korban saat menagih utang membuat sakit hati. Setelah itu dia merencanakan pembunuhan tersebut," ungkap Pande.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas