Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Dadang, Dishub Bogor Nangis Tersedu-sedu Diduga Sunat Bantuan Sopir Angkot di Bogor

Pejabat Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih menangis diduga sunat bantuan sopir angkot di Bogor, videonya diunggah Desi Mulyadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sosok Dadang, Dishub Bogor Nangis Tersedu-sedu Diduga Sunat Bantuan Sopir Angkot di Bogor
Tangkapan layar Instagram @dedimulyadi71
DADANG MENANGIS - Video Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih. menangis diunggah oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di akun Instagram @dedimulyadi71, Minggu (6/4/2025). Dadang terseret kasus pemotongan bantuan untuk sopir angkot di Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM - Dadang Kosasih, pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terekam menangis tersedu-sedu.

Ia terseret dalam kasus pemotongan bantuan untuk sopir angkot di Bogor.

Di Dishub Kabupaten Bogor, Dadang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan.

Video Dadang menangis itu diunggah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melalui Instagram pribadinya.

Tampak dalam video, Dadang yang masih mengenakan seragam dinas menangis tersedu-sedu sembari terus mengusap air matanya.

"Pokoknya layani masyarakat, saya nitip. Ternyata jawabannya Allah kasih jawaban. Melalui siapa? Melalui Pak Gubernur," kata Dadang memangis dalam video yang diunggah @dedimulyadi71.

Dadang sempat memberikan klarifikasi setelah kasus pemotongan bantuan untuk sopir angkot ini viral.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia membantah terlibat dalam pemotongan bantuan tersebut. Menurutnya, itu hanya kesalahpahaman.

"Itu miskomunikasi, akhirnya kita clear-kan tidak sama sekali anggota Dishub turut serta terkait pemungutan itu."

"Kita sudah sepakat semua tidak ada pemungutan yang Rp200 ribu itu," katanya kepada wartawan, Jumat (4/4/2025), dilansir TribunnewsBogor.com.

Kendati demikian, ia tak menampik ada sopir angkot yang mengeluarkan sejumlah uang dari kompensasi itu.

Baca juga: Sosok Emen, Bongkar Pemotongan Uang Kompensasi Sopir Angkot di Puncak, Kini Buat Surat Pernyataan

Dadang menyebut, jumlah uang yang terhimpun dari sopir angkot tersebut mencapai Rp11,2 juta.

"Tentatif, jadi sopir itu ada yang ngasih Rp500 ribu, Rp100 ribu, ada yang Rp200 ribu."

"Jadi tidak semuanya yang beredar sekarang diinformasi di media sosial itu ada Rp200 ribu, tidak. Jadi setelah diklarifikasi ada yang ngasih Rp50 ribu, Rp100 ribu, Rp200 ribu," bebernya.

Dadang juga menyebut, persoalan itu telah diselesaikan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas