Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Selidiki Penyebab Tembok Ambrol di Ponpes Gontor Magelang, 2 Saksi Diperiksa

Polisi menyelidiki penyebab tembok kolam penampung air di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Magelang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Polisi Selidiki Penyebab Tembok Ambrol di Ponpes Gontor Magelang, 2 Saksi Diperiksa
HO/Kemensos
LONGSOR PONPES GONTOR - Bencana tanah longsor terjadi di area belakang Gedung Aligarh Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Dusun Gadingsari, Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang 

TRIBUNNEWS.COM - Tembok kolam penampung air di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, runtuh dan menimpa para santri, Jumat (25/4/2025).

Akibat insiden tersebut, sebanyak 29 santri menjadi korban, dengan rincian 25 santri mengalami luka-luka dan empat santri meninggal dunia.

Saat ini, pihak kepolisian sedang menyelidiki penyebab ambrolnya tembok tersebut.

Polisi melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengurai kronologi kejadian serta mendalami apakah ada unsur pidana dalam insiden tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, saat ditemui Tribun Jogja di Mapolresta Magelang, Senin (28/4/2024).

"Untuk potensi pidana, kita masih lakukan penyelidikan. Hari ini ada dua saksi (dari pihak pondok yang diperiksa)," ucap Herbin.

Ia menekankan, evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur di lingkungan pondok juga akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita sudah komitmen dengan Pak Bupati dan Forkopimda untuk mengevaluasi pembangunan-pembangunan ini supaya tidak terjadi lagi ke depannya," terangnya.

Sebagai informasi, enam santri masih menjalani perawatan akibat luka-luka.

Rinciannya, lima santri dirawat di RSUD Merah Putih Magelang, sedangkan satu santri lainnya dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

"Sekarang masih ada lima orang yang dirawat. Dua santri lainnya sudah diperbolehkan pulang oleh dokter pada Sabtu dan Minggu kemarin," tutur Humas RSUD Merah Putih, Priyo Sulistyono.

Baca juga: Akibatkan 4 Santri Tewas, Penyebab Tembok Ambrol di Ponpes Gontor Magelang Diselidiki

Priyo mengatakan, kondisi lima santri yang masih dirawat beragam. 

Ada yang sedang menjalani operasi, ada yang masih dalam pemantauan, dan ada yang menjalani perawatan intensif.

"Namun secara umum, kondisi mereka membaik," ucap Priyo.

Lebih lanjut, Priyo berujar bahwa santri yang tak mempunyai BPJS atau BPJS-nya tidak aktif akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas