Polisi Kembali Periksa Korban Dugaan Pelecehan Dokter RS Persada Malang, Ini Sebabnya
Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota kembali memeriksa wanita korban dugaan pelecehan seksual dokter Persada Hospital pada Rabu (14/5/2025).
Penulis:
Nina Yuniar
Editor:
Pravitri Retno W
Kasus dugaan dokter lecehkan pasien ini terungkap setelah QAR membuat utas tentang kejadian tak menyenangkan yang dialaminya hingga viral di media sosial (medsos) pada Selasa (15/4/2025).
Diceritakan bahwa saat berlibur di Malang, QAR malah harus dirawat inap di kamar VIP Persada Hospital pada tanggal 27 September 2022 akibat masalah kesehatan yang dideritanya.
Ketika dirawat inap, QAR diminta melepas baju oleh dokter AY dengan dalih diperiksa memakai stetoskop.
Korban juga diminta pelaku untuk melepas pakaian dalam bagian atas.
Selanjutnya, dokter AY melakukan pemeriksaan dengan cara menempelkan stetoskop ke bagian dada kiri dan kanan sekaligus terus menyenggol bagian sensitif QAR.
Baca juga: Kantongi Bukti, Pasien yang Ngaku Dilecehkan Dokter RS Persada Malang Lapor Polisi
Dokter AY lalu mengeluarkan handphone dengan dalih membalas pesan WhatsApp (WA) teman.
Tetapi, posisi kamera HP tersebut mengarah ke bagian dada QAR dan korban menganggap bahwa dokter AY telah memfotonya.
Rupanya, hal serupa juga dialami oleh wanita asal Kota Malang, berinisial A (30).
Peristiwa dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh A itu terjadi ketika ia menjalani pemeriksaan kesehatan di ruang IGD Persada Hospital pada tahun 2023 lalu.
Korban A memastikan terduga pelakunya ialah dokter AY.
Kedua korban itu lantas dikabarkan sudah melaporkan perbuatan asusila dokter AY ke Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota.
Sebagian artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul UPDATE Korban Pelecehan Oleh Dokter AY Diperiksa di Polresta Malang Kota hingga 3 Jam, QAR Bareng Y
(Tribunnews.com/Nina Yuniar) (SuryaMalang.com/Kukuh Kurniawan)
Baca tanpa iklan