Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Nelayan Gorontalo Selamat setelah 8 Bulan Terombang-ambing di Laut

Seorang nelayan bernama Lukman Latili berhasil bertahan hidup di tengah lautan selama delapan bulan. Setelah 8 bulan terombang-ambing di lautan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Falza Fuadina
zoom-in Kisah Nelayan Gorontalo Selamat setelah 8 Bulan Terombang-ambing di Laut
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
NELAYAN HILANG - Lukman Latili, Nelayan Asal Timbuwolo Timur, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (15/5/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang nelayan bernama Lukman Latili berhasil bertahan hidup di tengah lautan selama delapan bulan.

Ia pun menceritakan pengalaman pahitnya.

Warga Desa Timbuwolo Timur, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, itu membawa sebuah rakit, namun tak ada alat komunikasi.

Peristiwa ini bermula pada 13 Juli 2024, saat Lukman menjaga rakit miliknya di perairan laut Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara. 

Saat itu, ia menemukan tali utama yang menjadi pengikat rakit tersebut terputus.

Nahas, rakit itu mulai hanyut terbawa arus ke laut lepas.

"Saya baru tahu saat melihat tali rakit timbul semua. Itu tanda rakit sudah hanyut jauh," ungkap Lukman saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Kamis (15/5/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Pihak Kepolisian Air dan Udara (Pol Airud) telah melakukan upaya pencarian, namun hasilnya nihil. 

Komunikasi pun terputus akibat radar sambungan radio sudah sangat jauh. 

Rakit yang biasa ditinggali selama lima hingga enam bulan itu, tak lagi bisa diandalkan untuk berkomunikasi atau mencari pertolongan.

Demi bertahan hidup, Lukman makan dengan bekal seadanya seperti beras, gas untuk memasak dan alat masak.

Baca juga: Viral Fenomena Badut Jalanan di Gorontalo, Terungkap Sosok di Balik Senyum Paksaan

Ia mengandalkan bubur sebagai makanan pokok, dimakan pagi hingga malam. 

Setelah persediaan habis, pria berusia 63 tahun itu mulai menangkap ikan menggunakan alat sederhana.

Namun, hasil yang didapat dari menangkap ikan tidak selalu membawa keberuntungan.

Tak jarang, ia harus menahan rasa lapar hingga lima hari tanpa makanan.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas