Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Oknum Polisi Aniaya Pemuda di Gorontalo, Nasib Brigadir SB Kini Dipatsus

Brigadir SB terlibat pemukulan pemuda di Gorontalo, kini dipatsus oleh Propam.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Update Oknum Polisi Aniaya Pemuda di Gorontalo, Nasib Brigadir SB Kini Dipatsus
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
ILUSTRASI OKNUM POLISI - Brigadir SB seorang anggota Polsek Atinggola terduga pemukulan warga Desa Ilomata kini telah di tempat khusus atau patsus di Mapolda Gorontalo. 

TRIBUNNEWS.COM, Gorontalo  - Polda Gorontalo mengungkap nasib Brigadir SB, anggota Polsek Atinggola, yang terlibat dalam dugaan pemukulan terhadap seorang pemuda di Desa Ilomatappa, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Propam Polda Gorontalo telah mengamankan Brigadir SB dan menempatkannya di tempat khusus (patsus) di Mapolda Gorontalo.

Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional dan transparan.

"Proses penyelidikan dan penyidikan sedang berlangsung," ujar Kabid Propam Polda Gorontalo, AKBP Afri Darmawan, kepada TribunGorontalo.com, dikutip Senin (19/5/2025).

Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan sedang berlangsung.

Baca juga: Duduk Perkara Oknum Polisi Ancam Warga Pakai Pisau, Sakit Hati sang Ibu Diduga Dianiaya

Kronologi Kejadian

Peristiwa pemukulan terjadi pada malam penutupan sebuah pasar malam.

Berdasarkan informasi dari Propam, aparat menerima laporan tentang potensi perkelahian antar pemuda.

Rekomendasi Untuk Anda

Tim gabungan dari Polsek Atinggola dan TNI kemudian diturunkan untuk melakukan pengamanan.

Saat patroli, beberapa pemuda terlihat memancing situasi dengan memainkan gas motor di depan petugas.

Baca juga: Viral di Ternate, Oknum Polisi Ngamuk Ancam Warga Pakai Pisau, Motif Sakit Hati Ibunya Dianiaya

Brigadir SB diduga terpancing emosinya dan mengayunkan tongkatnya, yang meleset dan mengenai kepala seorang penumpang sepeda motor berinisial IA (25) yang tidak mengenakan helm.

Pentungan yang dilayangkan oleh anggota polisi itu mengakibatkan luka parah di bagian jidat korban.

“Salah satu petugas yang saat itu (pengamanan) terpancing emosinya mengayunkan tongkat T,” jelas AKBP Afri.

Reaksi Masyarakat

Warga Desa Ilomata, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, menunjukkan kemarahan atas insiden ini.

Syaril Usman (24), seorang saksi mata, menceritakan bahwa korban, Ismail Anyo, tiba-tiba terkena pukulan saat berboncengan dengan temannya.

Akibatnya, Ismail mengalami luka serius yang memerlukan delapan jahitan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas