Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dedi Mulyadi Diserang Stigma, KDM Balas Menohok: Lebih Baik 'Gubernur Konten' daripada 'Molor'!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan jawaban yang menohok tentang anggapan miring yang menyebutnya sebagai 'Gubernur Konten'.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Falza Fuadina
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Dedi Mulyadi Diserang Stigma, KDM Balas Menohok: Lebih Baik 'Gubernur Konten' daripada 'Molor'!
TribunJabar.id/Dian Herdiansyah
DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat diwawancarai di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Kamis (10/4/2025). Dedi Mulyadi memberikan jawaban yang menohok tentang anggapan miring yang menyebutnya sebagai 'Gubernur Konten'. 

Dedi memberikan tanggapannya melalui video yang diunggah di akun Instagramnya hari Senin, (19/5/2025).

“Setelah melewati masa-masa sulit menyelamatkan anak remaja di Jawa Barat dari berbagai problem kriminal yang dialami, melalui pola pendidikan disiplin yang dilakukan di barak militer, kini berbagai pihak mulai mengepung kembali dengan berbagai stigma, sebagai Gubernur Konten, Mulyono Jilid II, Gubernur Pencitraan dan berbagai tayangan lainnya dengan sengaja dibuat yang tujuannya untuk apa sih?” kata dia.

“Tujuannya satu: Mereka itu ternyata sangat memperhatikan saya sehingga apa pun yang saya lakukan mereka komentari dan saya menyukainya.

Dedi mengklaim bahwa 'cap' tersebut dilontarkan oleh orang dari luar Jawa Barat.

“Artinya kelihatannya banyak warga yang di luar Jawa Barat kesal sama saya. Karena kesal sama saya, akhirnya tiap hari merhatiin saya,” katanya.

“Karena merhatiin saya, apa pun dia buat setiap hari, dari mulai video-video saya zaman kapan itu dianggap video hari ini.”

Sebagai contoh, Dedi menyinggung video yang memperlihatkan dia sedang membuat adukan sekitar 6 tahun yang lalu. Video itu dianggap seolah-olah memperlihatkan Dedi saat sudah menjadi gubernur.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski begitu, pria yang akrab disapa KDM itu tidak mempermasalahkannya. Ia justru mengucapkan terima kasih.

“Terima kasih, ya, telah berupaya menggiring opini, mengarahkan publik, agar saya dibenci oleh warga,” kata dia menyindir.

“Yakinlah cinta yang sejati tak akan pernah bisa dipatahkan oleh berbagai upaya untuk memisahkan antara saya dan warga saya untuk saling menyayangi,” ujarnya.

Tak berhenti sampai di situ, Dedi juga menyampaikan pesan kepada para buzzer.

“Salam untuk para buzzer di mana pun berada, tetap semangat, sebanyak-banyak bikin konten negatif tentang saya agar Bapak dan Ibu bisa ngebul dapurnya.”

(Tribunnews.com/Falza/Febri)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas