Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guru Lansia Malu Dituduh Kepsek Punya Hubungan Gelap, Bela Diri Malah Dipukul, Psikologis Terguncang

Guru lansia di Jombang dipukul kepsek setelah dituduh memiliki hubungan gelap dengan guru lain. Peristiwa terjadi pada Jumat (2/5/2025).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Guru Lansia Malu Dituduh Kepsek Punya Hubungan Gelap, Bela Diri Malah Dipukul, Psikologis Terguncang
TribunJatim.com/Anggit Pujie Widodo
GURU DIANIAYA KEPSEK - Tampak depan halaman kantor Satreskrim Polres Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur saat konferensi pers dengan awak media, Senin (5/5/2025). Guru lansia di Jombang lapor polisi setelah dituduh punya hubungan gelap hingga dipukul kalender oleh kepala sekolah. 

TRIBUNNEWS.COM - SU (60), guru wanita di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melaporkan kepala sekolah yang juga wanita berinisial SYI ke polisi.

Ia mengaku menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sang kepala sekolah.

SU menyebut, kepalanya dipukul setelah dituduh memiliki hubungan gelap dengan guru lain.

Laporan SU itu tercatat dengan Nomor LP/B/73/V/2025/SPKT/Polres Jombang/Polda Jawa Timur sejak 5 Mei 2025.

SU menuturkan, kejadian yang menimpanya terjadi pada Jumat (2/5/2025).

Ketika itu, ia dipanggil oleh kepala sekolah untuk menghadap.

Saat masuk ke ruangan kepala sekolah, ia langsung dituduh berselingkuh.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat saya masuk ke ruangan itu, tiba-tiba saya dituduh memiliki hubungan gelap dengan guru lain di sekolah," katanya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Selasa (20/5/2025).

SU menegaskan, tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya itu tidak berdasar.

Ia sempat melakukan pembelaan, namun guru yang sudah lanjut usia itu malah dipukul.

"Saat saya menjelaskan itu tiba-tiba kepala sekolah memukul kepala saya satu kali pakai kalender meja," terangnya.

Baca juga: Kepsek di Karo Dinonaktifkan usai Joget saat Banjir, Orang Tua Murid Protes: Banyak Perubahan Baik

Peristiwa itu juga disaksikan oleh DI. Saat kejadian, DI berada di ruangan tersebut.

Setelahnya, SU diusir keluar dari ruangan kepala sekolah.

"Setelah kepala sekolah memukul kepala saya, saya diusir keluar ruangan," urainya.

Pasca-kejadian, SU merasa psikologisnya terguncang dan harga dirinya diinjak-injak. Ia sakit hati dan memendam rasa malu.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas