Pabrik Garmen di Sleman Terbakar, 1.800 Karyawan Dirumahkan
Pemkab Sleman juga membuka layanan konsultasi dan pengaduan di Kantor Disnaker bagi pekerja terdampak
Editor:
Eko Sutriyanto
Namun satu hal jelas, semangat gotong royong antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja kini jadi kunci menjaga nyala harapan di tengah puing-puing kebakaran.
Kebakaran hebat melanda bangunan pabrik garmen, PT Mataram Tunggal Garment (MTG) di Dusun Balong, Kalurahan Donoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Peristiwa tersebut menyebabkan pengiriman tiga kontainer bahan jadi siap ekspor dibatalkan.
"Ada info dari perusahaan, sebenarnya hari ini ada tiga kontainer yang akan masuk untuk mengangkut bahan jadi yang sudah siap ekspor. Tapi karena ini kejadian, semua dibatalkan," kata Danang Maharsa, Rabu (21/5/2025).
Kronologi Kejadian
Api mulai muncul dan membakar pabrik garmen PT MTG ini sekira pukul tiga dinihari.
Untuk memadamkan api, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengerahkan lima unit armada mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman juga melibatkan mobil pemadam dari daerah lain seperti Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, maupun Kabupaten Magelang.
Dibantu juga mobil pemadam dari relawan Red Kar, UGM dan Baracuda Polda DIY.
Menurut Danang, berdasarkan pantauan di lokasi menjelang siang, titik api skala besar sudah terkondisi.
Pendinginan dilakukan karena masih ada titik-titik bara yang menyala sehingga di seputar lokasi kejadian masih diamankan.
"Kami menstandby-kan tiga pemadam di sana. Mereka masih melakukan proses pemadaman dibeberapa titik sampai nanti aman," ujarnya.
Libatkan 2 institusi
Kepala Satpol-PP Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan proses identifikasi peristiwa kebakaran di PT MTG akan melibatkan dua pihak.
Pertama dari Inspektur Kebakaran Bidang Damkar Satpol-PP Kabupaten Sleman dan kedua dari pihak Polresta Sleman. Saat ini di lokasi kejadian sedang dilakukan pendinginan.
Baca tanpa iklan