Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

7 Fakta Kasus Perampokan Minimarket dan Gudang Distributor Rokok di Jatim

7 fakta penting kasus perampokan minimarket dan gudang rokok di Jatim yang berakhir dengan penangkapan dan dua pelaku ditembak mati polisi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in 7 Fakta Kasus Perampokan Minimarket dan Gudang Distributor Rokok di Jatim
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
POLISI TEMBAK MATI PERAMPOK - Petugas kepolisian saat mengamankan lokasi kejadian setelah menembak mati komplotan perampok spesialis minimarket dan gudang rokok di Jawa Timur. Upaya penegakan hukum untuk memberantas kejahatan jalanan terus dilakukan demi keamanan masyarakat. 

7 Fakta Kasus Perampokan Minimarket dan Gudang Distributor Rokok di Jatim

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Kasus perampokan minimarket dan gudang distributor rokok yang terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim) berhasil diungkap oleh Tim Jatanras Polda Jatim.

Dalam penangkapan yang berlangsung pada Senin (2/5/2025) malam, dua pelaku ditembak mati karena melakukan perlawanan.

Baca juga: Kronologi Warga Temukan Pasutri di Serang Diduga Korban Perampokan, Istri Tewas Tengkurap di Kasur

Berikut ini tujuh fakta penting terkait kasus tersebut:

1. Dua Pelaku Ditembak Mati Saat Penangkapan

Dua anggota komplotan perampok berinisial A dan E ditembak mati polisi setelah melawan saat hendak ditangkap di kawasan Gerbang Tol Sidoarjo, sekitar pukul 22.30 WIB.

Mereka diketahui berusia sekitar 30-35 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

2. Satu Pelaku Berhasil Ditangkap, Satu Lagi Masih Buron

Selain A dan E, satu pelaku berinisial R berhasil diamankan dan kini tengah diinterogasi penyidik.

Sementara itu, pelaku berinisial J masih buron setelah melarikan diri saat penggerebekan.

3. Komplotan Perampok Beroperasi Antar Kota dan Provinsi

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menyatakan komplotan ini beraksi di berbagai wilayah di Jatim, seperti Gresik, Sidoarjo, Malang, Tulungagung, dan Situbondo.

Mereka juga diduga pernah beroperasi di Bali.

4. Perlawanan Pelaku dengan Cara Menabrakkan Mobil ke Polisi

Saat dikepung di jalan tol, para pelaku berusaha melarikan diri dengan menabrakkan mobil Daihatsu Luxio berwarna silver yang mereka gunakan sebagai sarana aksi, ke kendaraan polisi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas