Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bermain Berujung Maut, Bocah 7 Tahun Tewas dalam Mobil di Konawe, Diduga Kekurangan Oksigen

Sebuah tragedi menyentuh hati terjadi ketika bocah 7 tahun terjebak di mobil. Berikut kronologi kejadiannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Bermain Berujung Maut, Bocah 7 Tahun Tewas dalam Mobil di Konawe, Diduga Kekurangan Oksigen
TribunnewsSultra.com/Istimewa
TEWAS DALAM MOBIL - Suasana duka mewarnai pemakaman R, bocah 7 tahun, di Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pemakaman R yang diduga meninggal kekurangan oksigen di dalam mobil tertutup rapat berlangsung, Rabu (04/06/2025) sekitar pukul 11.00 Wita. Peristiwa memilukan yang menyebabkan korban meregang nyawa sebelumnya terjadi pada Selasa (03/06/2025) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, Konawe - Suasana duka menyelimuti pemakaman R, seorang bocah berusia 7 tahun, di Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Pemakaman yang berlangsung pada Rabu, 4 Juni 2025, ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

R diduga meninggal akibat kekurangan oksigen setelah terjebak di dalam mobil yang tertutup rapat.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 3 Juni 2025, ketika R sedang bermain di dalam mobil pikap yang terparkir.

Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian ini diungkapkan oleh ayah R, AGS, dan ibunya, DW, saat ditemui di rumah duka.

AGS menjelaskan bahwa saat kejadian, R sedang bermain di dalam mobil pikap berwarna putih yang tidak terkunci.

Korban diduga menutup pintu dan kaca mobil, sehingga tidak bisa keluar.

Baca juga: Sosok Muh Daib Hawari, Praja IPDN Tewas dalam Mobil Bersama Mahasiswi di Jambi, Diduga Keracunan AC

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika AGS mencari anaknya, ia menemukan R dalam keadaan tidak bergerak di dalam mobil.

"Saya kira dia hanya tertidur. Saat saya buka pintu mobil, dia sudah tidak bergerak," jelas AGS dengan penuh kesedihan.

Ia juga mencatat bahwa saat ditemukan, mulut R mengeluarkan air liur dan darah dari hidungnya.

Meskipun segera dilarikan ke klinik terdekat dan kemudian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe, nyawa bocah malang itu tidak dapat diselamatkan.

Keterangan ibu korban

Ibu R, DW, menceritakan bahwa sebelum kejadian, ia sempat memberikan makan kepada anaknya.

Setelah itu, R bermain bersama adik dan teman-temannya.

"Setelah saya kasih makan, dia pergi lari dengan teman-temannya dan adiknya," kata DW.

Meskipun DW sempat melarang R untuk bermain di dalam mobil, diduga R kembali masuk ke dalam mobil tanpa sepengetahuan ibunya.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas