Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sosok Devit, Anak Kuli Angkut Masuk ITB Jalur SNBP, 1 Kampung Biayai Keberangkatannya ke Bandung

Devit Febriansyah, siswa SMAN 1 Buktitinggi diterima ITB lewat jalur SNBP. Orang satu kampung bahkan patungan biayai Devit ke Bandung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Sosok Devit, Anak Kuli Angkut Masuk ITB Jalur SNBP, 1 Kampung Biayai Keberangkatannya ke Bandung
Situs ITB
DITERIMA ITB - Devit Febriansyah bersama Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara. Devit yang merupakan siswa SMAN 1 Buktitinggi diterima ITB lewat jalur SNBP. Orang satu kampung bahkan patungan biayai Devit ke Bandung. Berikut sosoknya. 

TRIBUNNEWS.COM - Devit Febriansyah (18), warga Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, diterima kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat.

Siswa SMAN 1 Bukittinggi itu diterima di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI-ITB).

Video saat Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara mendatangi Devit di kediamannya viral di media sosial setelah diunggah oleh Dosen ITB, Imam Santoso di akun Instagramnya.

Hingga Rabu (11/6/2025), video tersebut telah ditonton 2,6 juta kali dan disukai lebih dari 173 ribu orang.

Devit merupakan satu-satunya anak dari Kecamatan Malalak yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini.

Remaja 18 tahun itu diketahui hidup dengan ekonomi keluarga yang pas-pasan.

Ayah Devit, Doni Afrijal bekerja sebagai kuli angkut kayu manis.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara ibunya, Julimar, tukang sisir kayu manis.

Penghasilan harian mereka pun tak menentu.

Kondisi ekonomi keluarga Devit pun membuat orang di kampung tersebut iba.

Hingga akhirnya warga satu kampung bergotong-royong membiayai keberangkatan Devit ke Bandung.

Baca juga: Sosok 3 Pelajar Asal Sumbar Lolos SNBP di ITB, Warga Sekampung Patungan Biayai Devit ke Bandung

Remaja 18 tahun itu bercita-cita membelikan rumah untuk orang tuanya, karena selama ini mereka tinggal menumpang ke orang.

Dalam video yang diunggah Imam Santoso, melalui akun Instagram-nya @santosoim, Devit dijemput langsung oleh Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara.

Devit terlihat terkejut saat mengetahui dirinya dijemput oleh sang rektor.

"Diarak Rektor di Lereng Gunung Singgalang, Sumatra Barat. Devit dari SMAN 1 Bukittinggi keterima STEI, tremor, tahu ada Pak Rektor," tulis Imam Santoso, dikutip Tribunnews.com, Rabu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas