Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Modus Pegawai Minimarket di Tangerang Cabuli Bocah, Struk Top Up Game jadi Barang Bukti

Kasus pencabulan anak terjadi di sebuah minimarket di Tangerang. Pelaku merupakan pegawai minimarket yang menawarkan top up game gratis ke korban.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Faisal Mohay
zoom-in Modus Pegawai Minimarket di Tangerang Cabuli Bocah, Struk Top Up Game jadi Barang Bukti
instagram @tangerangkabarku
PENCABULAN ANAK - Warga menangkap pria pegawai minimarket di Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, karena diduga melakukan pencabulan terhadap bocah laki-laki 11 tahun, pada Minggu (15/6/2025) siang. Pihak Polsek Jatiuwung menyatakan modus pelaku dengan iming-iming top up pulsa game online gratis.  

TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video pegawai minimarket diamankan warga karena mencabuli bocah laki-laki.

Penangkapan terahadap pelaku berinisial A (23) terjadi di depan minimarket di Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten pada Minggu (15/6/2025).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan A terancam hukuman 15 tahun penjara akibat perbuatannya.

"Tersangka A dijerat dengan Pasal Perlindungan Anak diancam hukuman maksimal 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar," bebernya, Selasa (17/6/2025), dikutip dari WartaKotalive.com.

Proses penyelidikan ditangani Polsek Jatiuwung dan Satreskrim Tangerang Kota.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, menjelaskan kasus berawal ketika korban ingin top up game online sebesar Rp30 ribu.

Pelaku menawarkan top up game Rp100 ribu secara gratis dengan syarat korban diajak ke kamar mandi minimarket.

Rekomendasi Untuk Anda

"Korban yang terbujuk dengan iming-iming terduga pelaku, selanjutnya mengikuti kemauannya."

"Kemudian terjadilah peristiwa pencabulan tersebut yang dilakukan terduga pelaku terhadap korban di dalam kamar mandi tersebut," jelasnya.

Setelah melancarkan aksinya, korban kembali bermain dengan teman-temannya.

"Akan tetapi, selama bermain itu korban merasa trauma dan ketakutan mengingat apa yang dilakukan pelaku terhadapnya," katanya.

Baca juga: Sosok Pengusaha di Mataram Pelaku Pencabulan Bocah SD, Kakak Korban Terlibat Eksploitasi Anak

Setiba di rumah, korban menceritakan kejadian yang dialami ke orang tua.

"Mendengar peristiwa yang dialami anaknya itu, orangtua korban langsung melapor ke Mapolsek Jatiuwung," sambungnya.

Sejumlah bukti diamankan petugas kepolisian mulai struk top up Rp100 ribu, handphone serta rekaman CCTV.

"Saat ini terduga pelaku masih dalam pemeriksaan mendalam," tandasnya.

Pencabulan Siswa di Jepara

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas