Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jurnalis Dibacok di Sampang, Kekerasan terhadap Wartawan Meningkat dan Ancam Kebebasan Pers

Jurnalis dibacok di Sampang, kasus kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi dan mencoreng kebebasan pers Indonesia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Jurnalis Dibacok di Sampang, Kekerasan terhadap Wartawan Meningkat dan Ancam Kebebasan Pers
dok.istimewa
ILUSTRASI PEMBACOKAN - Polisi berjaga di lokasi rumah korban jurnalis yang dibacok di Sampang, Madura. Kasus ini menjadi sorotan nasional soal perlindungan pers. 

Hingga kini, belum ada jaminan kuat dari negara atas perlindungan menyeluruh bagi para jurnalis.

Kasus pembunuhan jurnalis Juwita di Banjarbaru dan Situr Wijaya di Jakarta Barat menjadi contoh nyata bahwa jurnalis di Indonesia bekerja dalam situasi penuh ancaman.

Komunitas pers, organisasi HAM, hingga masyarakat sipil mendesak agar semua pihak—terutama aparat—menunjukkan keseriusan dalam menjamin kebebasan pers.

Karena tanpa pers yang merdeka, tidak ada demokrasi yang sehat.


Artikel ini sebagian telah tayang di TribunMadura.com dengan judul Wartawan di Sampang Dianiaya, Alami Luka Bacok di Leher dan Tangan, Polisi Amankan Pelaku, 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas