Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ucapan Dokter RSUD Kajen Diduga Salah Diagnosis Bocah Digigit Ular: Anak Baru Bangun Tidur Ya Pusing

Bocah di Pekalongan kritis setelah diduga digigit ular. Diduga dokter di RSUD Kajen salah mendiagnosa.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Nuryanti
zoom-in Ucapan Dokter RSUD Kajen Diduga Salah Diagnosis Bocah Digigit Ular: Anak Baru Bangun Tidur Ya Pusing
TribunJateng.com/Indra Dwi Purnomo
RSUD KAJEN - Bocah di Pekalongan kritis setelah diduga digigit ular, Senin (16/6/2025). Diduga dokter di RSUD Kajen salah mendiagnosa. Bocah tersebut tak sadarkan diri selama sembilan hari. 

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, diduga salah diagnosis bocah yang digigit ular.

Bocah itu kini kritis setelah diduga mengalami penanganan medis yang tidak optimal akibat gigitan ular.

Dokter yang menangani korban saat itu menolak permintaan keluarga agar korban dirawat inap.

Korban diketahui bernama Rafa Ramadhani.

Kakek korban, Datur (56) menjelaskan, kejadian bermula pada Senin (16/6/2025) sekira pukul 04.00 WIB.

Korban saat itu diduga digigit ular di dalam kamar.

Datur pun segera membawa cucunya ke mantri desa.

Rekomendasi Untuk Anda

Mantri desa itu sempat menekan luka korban dan keluar darah. Ia lantas menyarankan agar korban dibawa ke RSUD Kajen.

Setibanya di RSUD Kajen, Rafa mulai menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

Menurut Datur, sang cucu sempat mengeluhkan pusing dan matanya berat serta penglihatannya buram.

Namun, tanggapan dokter jaga saat itu disebutkan Datur, terkesan menyepelekan.

Baca juga: Bayi Meninggal Diduga Akibat Terlambat Dirujuk, RSUD SoE Timor Tengah Selatan Buka Suara

"Dokternya bilang, 'anak baru bangun tidur, ya pusing'. Padahal cucu saya bilang matanya berat dan tidak bisa melihat. Saya suruh lihat ke arah saya, tapi katanya gelap," kata Datur saat ditemui TribunJateng.com, Selasa (24/6/2025).

Petugas medis kemudian menandai luka diduga gigitan ular di kaki Rafa menggunakan spidol.

Selain itu, petugas medis juga memberikan suntikan kepada pasien sebanyak tiga kali, serta mengambil sampel darah.

Setelahnya, Rafa diberi obat dan diperbolehkan pulang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas