Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dugaan Penipuan Study Tour, Disdikbud Lebak Akan Panggil Kepsek SMAN 1 Wanasalam meski Sudah Pensiun

Setelah dugaan penipuan study tour yang batal digelar SMAN 1 Wanasalam Lebak, kini KC Disdikbud Lebak akan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Isti Prasetya
Editor: Nuryanti
zoom-in Dugaan Penipuan Study Tour, Disdikbud Lebak Akan Panggil Kepsek SMAN 1 Wanasalam meski Sudah Pensiun
Tribunnews.com/Ist
ILUSTRASI PUNGLI DI SEKOLAH - Setelah dugaan penipuan study tour yang batal digelar SMAN 1 Wanasalam Lebak, kini KC Disdikbud Lebak akan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan, Senin (30/6/2025). 

Mengutip Tribun Banten, dugaan penipuan ini dibongkar oleh seorang alumni SMAN 1 Wanasalam berinisial AL.

Dia membenarkan telah menjadi korban pembayaran study tour tahun 2020.

Bahkan, pembiaran juga terjadi sampai para siswa di angkatan tersebut lulus dari jenjang SMA.

"Iya benar, waktu itu kita diminta bayar Rp 1.050.000 sama pihak sekolah. Cuma sampai sekarang tidak ada kabar, sampe kita lulus," ujarnya dalam sambungan telepon, Minggu (29/6/2025). 

Meski tidak menagih secara langsung, AL mengaku tidak mendapatkan pengembalian dana dari pihak sekolah terkait pembayaran study tour tersebut.

"Tidak dikembalikan, kalau saya memang tidak nagih. Cuma yang lain, nagih," ujarnya. 

Baca juga: Kronologi Siswa SMP di Depok Alami Gangguan Mental Usai Study Tour ke Yogyakarta

Alasan sekolah

Terkait alasannya, AL menceritakan pihak sekolah batal melaksanakan study tour karena terhalang pandemi Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada masa itu, para siswa telah melunasi pembayaran sebelum wabah virus corona melanda Indonesia.

Bahkan, ada siswa yang membayar study tour itu dengan cara dicicil.

"Iya waktu itu Covid-19, makanya tidak jadi. Kalau pembayarannya memang sebelum Covid-19," katanya. 

"Metode pembayaran ada yang dicicil, ada yang langsung bayar," sambung AL.

Dia melanjutkan, pihak sekolah berdalih tidak mengembalikan uang kepada para siswa karena uang tersebut sudah diberikan kepada pihak travel.

Namun, pihak travel sudah memakai uang itu untuk membayar keperluan uang muka rangkaian study tour tersebut.

"Katanya duitnya langsung diserahkan ke travel, buat akomodasi beli baju, hotel dan tiket wisata. Alasannya tidak bisa dikembalikan, karena sudah dipakai," lanjutnya. 

AL mengungkapkan, para siswa sudah pernah menanyakan perihal pihak travel yang menerima uang itu.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas