Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Herman Suryatman, Sekda Jabar yang Berkonflik dengan Wagub Erwan Setiawan, Tegaskan Loyal

Berikut sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman, yang berkonflik dengan Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sosok Herman Suryatman, Sekda Jabar yang Berkonflik dengan Wagub Erwan Setiawan, Tegaskan Loyal
ADIM MUGNI/TRIBUNCIREBON
GALIAN TAMBANG LONGSOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, saat mengunjungi RSUD Arjawinangun, Jumat (30/5/2025) malam. Berikut sosok Herman Suryatman yang berkonflik dengan Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman, yang berkonflik dengan Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan.

Herman mengatakan bahwa konflik yang terjadi antara dirinya dengan Erwan merupakan dinamika dalam pemerintahan. 

Menurut Herman Suryatman, tujuan gubernur, wakil gubernur, dan dirinya semata dilakukan untuk membangun Jawa Barat.

“Sebagaimana yang pernah saya sampaikan, hal biasa, yang paling penting kan tujuan sama, Jawa Barat istimewa. Saatnya kita bahu-membahu,” ujar Herman, dikutip dari Tribun Jabar, Selasa (1/7/2025). 

Ia mengaku telah bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Erwan Setiawan mengenai konflik yang terjadi.

“Sudah, sudah ketemu, ngopi bareng. (Membahas) tentang masa depan Jawa Barat,” tuturnya.

Kemudian, ketika disinggung mengenai pembagian tugas ke depannya, Herman menyerahkan hal tersebut kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menegaskan bahwa selaku Sekda Jabar, dirinya loyal terhadap gubernur dan wakil gubernur.

“Silakan ke Pak Gubernur, karena pengambil keputusan di Pemda Provinsi Jawa Barat adalah Pak Gubernur."

“Kalau Sekda, ya sesuai tugas dan fungsi membantu kepala daerah dalam merumuskan kebijakan mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan dan mengevaluasi kebijakan kalau saya normatif aja.

"Dan Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur adalah pimpinan, dan sekali lagi, saya tegaskan, saya loyal,” imbuhnya.

Baca juga: Penyebab Wagub dan Sekda Jabar Tak Akur, Sekantor tapi Tak Saling Bicara, Singgung Nama Dedi Mulyadi

Sosok Herman Suryatman

Herman merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (kini IPDN) pada tahun 1992.

Ia kemudian menempuh pendidikan Magister llmu Pemerintahan di Universitas Padjadjaran (2003).

Sebelum terjun di dunia birokrasi, Herman Suryatman pernah mengikuti program wajib militer.

Ia pernah menjabat sebagai Perwira Pertama pada Korem 163/Wirasatya, Kodam IX/Udayana, Bali pada 1992. 

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas