Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

ASN Pemkot Semarang Diduga Lecehkan Gadis 19 Tahun, Korban Ada 2 Orang

Seorang ASN Pemkot Semarang didiuga lecehkan dua orang perempuan. Korban ada yang masih berusia belasan tahun. Kini dilaporkan ke Polrestabes Semarang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in ASN Pemkot Semarang Diduga Lecehkan Gadis 19 Tahun, Korban Ada 2 Orang
Freepik
ASN LECEHKAN PEREMPUAN - Ilustrasi pelecehan seksual yang diunduh dari Freepik.com pada Jumat (4/4/2025). Seorang ASN Pemkot Semarang didiuga lecehkan dua orang perempuan. Korban ada yang masih berusia belasan tahun. Kini dilaporkan ke Polrestabes Semarang 

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial seorang gadis berinisial U (19) mengaku dilecehkan oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah.

ASN berinisial A tersebut berdinas di kantor Kelurahan di Semarang Tengah sebagai staf kesekretariatan.

Dalam video yang ramai beredar tersebut, U menyebut bahwa ia dilecehkan di dalam mobil dan di tempat karaoke.

Selain itu, U juga menuturkan bahwa ada wanita lain berinisial W yang juga jadi korban pelecehan saat berada di tempat karaoke.

Akhirnya, kedua korban pun melaporkan apa yang mereka alami ke Polrestabes Semarang.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena mengonfirmasi hal tersebut.

"Ya, korban sudah melaporkan kasus ini, baru masuk ke Satreskrim sore hari," ujarnya, Senin (7/7/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Mengutip TribunJateng.com, U mengaku berkenalan dengan A melalui aplikasi kencan.

Keduanya lantas bertemu di sebuah kafe di Kota Semarang.

A datang ke kafe tersebut dengan mengendarai mobil dinas.

AKBP Andika menuturkan, pihaknya bakal mendalami laporan dari korban.

Baca juga: Oknum PNS Panti Sosial di Pontianak Diduga Lakukan Pelecehan, Korban Disebut Capai 10 Anak

"Laporan masih kita telaah, nanti kita tindaklanjuti," ujarnya.

Kata Camat Semarang Tengah

Kabar dugaan pelecehan seksual ini juga terdengar hingga Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva atau kerap disapa Amoy.

Ia menuturkan bahwa telah mengambil langkah tegas dengan memanggil kedua belah pihak untuk dimintai klarifikasi.

Kepada TribunJateng.com, Amoy tegas tak akan memberikan toleransi terhadap para pelaku pelecehan seksual.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas