Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Awal Mula Anak Pemulung di Bekasi Ditolak Masuk SMP Negeri: Nilai Saya Bagus

Siswi perempuan yang baru lulus SD ditolak masuk SMP Negeri yang ia inginkan. Punya nilai bagus dan selalu ranking satu saat SD.

zoom-in Awal Mula Anak Pemulung di Bekasi Ditolak Masuk SMP Negeri: Nilai Saya Bagus
Tangkapan layar TikTok @mandra-putra17
DITOLAK SMP NEGERI - Tangkapan layar dari akun TikTok @mandra-putra17, Selasa (9/7/2025). Siswi perempuan yang baru lulus SD ditolak masuk SMP Negeri yang ia inginkan. Punya nilai bagus dan selalu ranking satu saat SD. 

TRIBUNNEWS.COM - Video pengakuan siswi perempuan ditolak masuk ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial.

Bocah itu bernama Keimita Ayuni Putri Aiman (12), anak seorang pemulung yang tinggal di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi

Ia baru lulus dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumur Batu 01 Kota Bekasi.

Pengakuan Keimita viral setelah diunggah oleh akun TikTok @mandra_putra17.

Dalam video yang viral itu, Keimita mengaku baru lulus SD dengan nilai bagus.

Dengan modal nilai itu, ia bermimpi bisa bersekolah di SMP Negeri di Bantargebang, Kota Bekasi.

Namun, ia justru tak di terima di sekolah yang diinginkannya.

Bocah perempuan itu mengklaim tak diterima di sekolah impiannya karena faktor pekerjaan orang tuanya yang sebagai pemulung.

"Saya lulus SD dan saya bermimpi ingin sekolah SMP di Bantargebang, nilai saya juga bagus."

"Hanya orangtua saya jadi pemulung, dan apa yang aku alami sekarang aku gagal masuk sekolah negeri," kata Keimita dalam video tersebut.

Ia pun meminta maaf kepada kedua orang tuanya karena tak bisa masuk ke sekolah negeri.

Baca juga: Penyebab Siswi Berprestasi Ditolak SMP Negeri Kota Bekasi, Ngaku Orang Tua Hanya Pemulung

Tak mau membebani orang tuanya, Keimita rela tak melanjutkan pendidikannya, ketimbang harus bersekolah di swasta dengan biaya yang tak sedikit.

"Sekiranya sekolah di swasta mahal, saya tidak apa-apa tidak lanjut sekolah, pak dan bu jangan ragukan cita-cita saya, karena itu akan selalu hidup," terangnya.

Diketahui, Keimita merupakan siswi berprestasi di SDN Sumur Batu 01 Kota Bekasi.

Saat di bangku SD kelas satu hingga lulus, Keimita selalu meraih ranking satu.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas