Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gaya Dedi Mulyadi Balas Pramono soal Bandung Kota Termacet

Balas sindiran Pramono Anung soal Bandung Kota Termacet, Dedi Mulyadi lontarkan candaan, macet di Bandung dingin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gaya Dedi Mulyadi Balas Pramono soal Bandung Kota Termacet
Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
BANDUNG KOTA TERMACET - Foto tangkapan laya Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis, (17/4/2025). Balas sindiran Pramono Anung soal Bandung Kota Termacet, Dedi Mulyadi lontarkan candaan, macet di Bandung dingin. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkit Bandung menempati ranking satu kota termacet di Indonesia berdasarkan sebuah survei.

Hal ini disampaikan di sela-sela acara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7/2025).

Merespons itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi langsung membalas sindiran Pramono, menurutnya meski Bandung macet, udaranya tetap dingin.

Dedi Mulyadi mengatakan untuk mengatasi kemacetan merupakan tugas dari Wali Kota Bandung.

"Dari sisi aspek tugas dan kewenangan itu kan kewenangannya tuga wali kota dan pak wali kota sedang bekerja melakukan penataan terhadap infrastruktur lalu lintas di Bandung," kata Dedi Mulyadi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Bandung 12 Juli 2025,  Sepanjang Hari Berawan Cocok untuk Berakhir Pekan

Selain itu Gubernur Jabar mempersiapkan konsep integrasi lalu lintas.

"Gubernur juga mempersiapkan konsep integrasi lalu lintas di wilayah Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Sumedang dengan menggunakan model transportasi umum yang ramah lingkungan, mobilitasnya murah dan terintegrasi," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Walau begitu hingga kini semua itu masih dalam bentuk perencanaan, karena menurut Pramono Anung Bandung menjadi kota termacet di Indonesia berdasar survei.

"Kalau saya merasakan sih, macet di Bandung mah dingin," kata Dedi.

Menurut Dedi Mulyadi ada sejumlah faktor penyebab Bandung menjadi macet.

Mulai dari ukuran jalan, sampai jumlah kendaraan yang melintas.

"Problem Bandung tuh jalannya kecil. Kemudian jumlah kendaraan banyak. Ke depan wali kota akan segera penataan transportasi angkutan umum untuk bisa mengedepankan aspek lingkungan, kecepatan dan jumlah yang dilayani," kata Dedi Mulyadi.

 

Pramono dan Dedi Mulyadi Tak Saling Sapa Tapi Saling Sindir

Dalam acara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7/2025), Pramono Anung memang sama sekali tak melirik Dedi Mulyadi.

Mulai dari tak menegur saat sambutan, sampai ketika membicarakan solusi banjir.

Baca juga: Pimpinan Komisi III DPR: Polri Sigap Bantu Tangani Dampak Banjir Jakarta

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas