Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Agus Harianto, Terima Paket COD Misterius Puluhan Juta, Sering Bikin Konten Sentil Pemerintah

Agus Harianto, konten kreator di Lumajang mendapat kiriman paket COD misterius yang nilainya puluhan juta rupiah. Diduga jadi korban doxing.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sosok Agus Harianto, Terima Paket COD Misterius Puluhan Juta, Sering Bikin Konten Sentil Pemerintah
Istimewa/Kompas.com
DITEROR PAKET - Agus Harianto, konten kreator di Lumajang mendapat kiriman paket COD misterius yang nilainya puluhan juta rupiah. Diduga jadi korban doxing. 

TRIBUNNEWS.COM - Agus Harianto, warga Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendapat kiriman paket misterius yang nilainya puluhan juta.

Belasan paket itu dikirim dengan sistem bayar di tempat atau cash on delivery (COD).

Padahal, ia mengaku tak pernah memesan barang-barang itu. Diduga Agus telah menjadi korban doxing atau penyebaran data pribadi.

Agus diketahui merupakan seorang konten kreator yang cukup vokal di media sosial.

Ia kerap membuat konten di berbagai platform, seperti Facebook dengan nama Agos Gemoy.

Dalam kontennya itu, Agus kerap menyentil kasus yang menimpa institusi pemerintahan hingga kepolisian.

Ia pun menduga doxing yang ia alami ada hubungannya dengan konten yang telah ia buat di media sosial.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, sebelum kasus ini, ia sudah berulang kali mendapat pesan yang berisi ancaman.

"Aku menduga yang sering bikin konten nyolek pemerintah, karena sudah banyak DM (Direct Message) yang ancam dibunuh, awas paket datang dan sebagainya," katanya saat dihubungi Surya.co.id. Minggu (13/7/2025).

Agus mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polres Lumajang untuk ditindaklanjuti.

Ia menjelaskan, paket misterius itu pertama kali ia terima pada 7 Juni 2025.

Baca juga: TikToker asal Lumajang Diteror Paket COD selama Sepekan: dari Komputer hingga Springbed

Saat itu, ada kurir ojek online datang membawa kiriman makanan. Padahal, ia tak memesannya.

Lantaran takut, ia pun enggan memakan makanan tersebut.

Selanjutnya, pada 10 Juni 2025, ia kembali mendapat paket. Kali ini, paket yang datang tak hanya satu, tapi dua.

Paket itu berisi barang elektronik berupa komputer dan televisi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas