Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Bupati Batang Ungkap Kondisi Bocah yang Dirantai di Boyolali: Sudah Membaik

Wakil Bupati Batang, Suyono, mengunjungi bocah yang diduga menjadi korban kekerasan di Dukuh/Desa Mojo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Wakil Bupati Batang Ungkap Kondisi Bocah yang Dirantai di Boyolali: Sudah Membaik
tribunsolo.com
EKSPLOITASI ANAK - Dugaan eksploitasi anak di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pelaku bernama SP (65). Wakil Bupati Batang, Suyono, mengunjungi bocah yang diduga menjadi korban kekerasan di Dukuh/Desa Mojo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. 

Melihat anak yang diperlakukan seperti binatang, Suyono tak bisa membendung air matanya.

Seketika matanya sedikit memerah dan mengeluarkan air mata saat mengingat kondisi bocah itu.

"Kita melihat anak dirantai. Yang biasanya dirantai kan hewan," ujar Suyono.

Tindakan memasang rantai di kaki anak kecil ini seharusnya tak dilakukan karena menurutnya dihukum tidur di luar rumah sudah cukup untuk memberikan pelajaran.

"(Tidur) Di luar ya di luar saja. Jangan dirantai. Toh anak kecil. Jangan diulangi lagi, ini tidak manusiawi," tegasnya.

Dinsos Lakukan Pendampingan

Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Boyolali langsung bergerak melakukan pendampingan psikologis terhadap empat anak yang menjadi korban.

Penyuluh sosial DP2KBP3A Boyolali, Sri Hastuti mengatakan, anak-anak yang menjadi korban kekerasan fisik dan psikis dipastikan mengalami trauma psikologis. 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, saat ini pihaknya masih dalam tahap awal proses pendampingan sehingga belum bisa membeberkan seberapa berat tingkat trauma yang dialami masing-masing anak.

“Anak-anak yang mendapat perlakuan kekerasan pasti mengalami trauma psikologis. Bisa ringan, sedang, hingga berat,” ujar Sri Hastuti, Selasa.

Ia menyebut, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pendampingan psikologis secara berkelanjutan.

Harapannya, kondisi mental anak-anak yang sempat mengalami masa kelam itu bisa pulih dan mereka dapat menata kembali masa depan yang sempat terenggut.

“Pada prinsipnya kami siap melakukan pendampingan agar anak bisa kembali normal, bisa meniti masa depannya dengan baik,” ungkapnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Momen Wabup Batang Menangis Lihat Bocah di Boyolali Dirantai: Tak Manusiawi.

(Tribunnews.com/Deni)(TribunSolo.com/Tri Widodo)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas