Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keberadaan Dedi Mulyadi saat Sopir Bus Demo Larangan Study Tour, Pelaku Pariwisata Dirugikan

Dedi Mulyadi didemo pelaku wisata tuntut cabut larangan study tour keluar Jabar. Dedi Mulyadi tak temui peserta aksi karena berada di Bogor.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Keberadaan Dedi Mulyadi saat Sopir Bus Demo Larangan Study Tour, Pelaku Pariwisata Dirugikan
Kolase TribunJabar/Nazmi Abdurrahman | Hilman Kamaludin
LARANGAN STUDI TUR - (KIRI) Sejumlah sopir, kernet bus dan pelaku usaha pariwisata di Jawa Barat, melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, pada Senin (21/7/2025). (KANAN) Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan di Rindam III Siliwangi, Jumat (2/5/2025). Para pengunjuk rasa ingin bertemu Kang Dedi Mulyadi (KDM) agar larangan studi tur dicabut. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi didemo sejumlah pelaku usaha pariwisata yang meminta larangan study tour siswa keluar Jawa Barat dicabut.

Sopir bus, kernet hingga pihak travel mendatangi halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat pada Senin (21/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Pukul 16.00 WIB, peserta aksi membubarkan diri karena Dedi Mulyadi tak menemui mereka.

Koordinator aksi solidaritas para pekerja pariwisata Jawa Barat, Herdi Sudardja, mengatakan Dedi Mulyadi dapat mendengar aspirasi para pelaku pariwisata lewat video call jika berada di luar Bandung.

Namun hingga sore hari tak ada kepastian kedatangan Dedi Mulyadi sehingga mereka kecewa.

Staf Pemprov Jabar hanya menawarkan audiensi di dalam Gedung Sate.

“Kita inginnya bertemu dengan Gubernur, atau teleconference (video call),” tegasnya, Senin, dikutip dari TribunJabar.id.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka mengancam akan menggelar aksi lagi dengan jumlah peserta yang lebih banyak

"Tuntutan kita itu hanya satu, cabut larangan Gubernur kegiatan study tour sekolah. Dari sekolah di Jawa Barat ke luar Jawa Barat," katanya.

Saat didemo di Gedung Sate Bandung, Dedi Mulyadi sedang menghadiri acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Hambalang, Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut bersamaan dengan peluncuran KDMP di Klaten, Jawa Tengah oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: 10 Orang Diperiksa Buntut Insiden Maut Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Tim Pengamanan hingga WO

Dedi Mulyadi menerangkan Desa Hambalang dipilih menjadi salah satu pilot project KDMP di Jawa Barat karena kesiapannya cukup baik.

"Saya lihat kepala desanya sangat paham masalah koperasi desa ini. Saya lihat kantornya baik, toiletnya bersih dan kepala desanya juga sederhana," ungkapnya, Senin (14/7/2025), dikutip dari WartaKotalive.com.

Setelah mendatangi Desa Hambalang, Dedi Mulyadi melihat layanan kesehatan yang disediakan baik dan kebutuhan pokok masyarakat tersedia.

"Koperasi ini mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk juga menurunkan harga," terangnya.

Curhatan Sopir Bus

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas