Senjata di Sungai Tabanan: Kunci Misteri Penembakan Bule Australia Terkuak
Satu senjata api lengkap dengan magazine di aliran sungai Jalan Anyelir VI Dauh Peken Tabanan
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, BALI - Penemuan senjata api di aliran sungai Jalan Anyelir VI, Tabanan, menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus penembakan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Australia di Bali.
Senjata berupa pistol genggam dengan magazine berisi 10 peluru ditemukan oleh tim gabungan Resmob Polda Bali dan Polres Badung pada 8 Juli 2025, hampir sebulan setelah insiden tragis di Casa Santisya Vila, Desa Munggu.
“Satu senjata api lengkap dengan magazine di aliran sungai Jalan Anyelir VI Dauh Peken Tabanan pada Rabu 8 Juli 2025,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy didampingi Kabid Labfor Kabid Kombes pol I Made Swetra dan Kapolres Badung AKBP Arif Batubara di Mapolres Badung, pada Senin 21 Juli 2025.
Uji Balistik dan DNA Hasil uji balistik dari Puslabfor Polri menunjukkan peluru yang ditemukan di kamar korban identik dengan peluru dari senjata tersebut.
Baca juga: Kopda Bazarsah Dituntut Hukuman Mati atas Penembakan 3 Polisi di Lampung
Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa pistol itu digunakan dalam aksi penembakan yang menewaskan Zivan Radmanovic (32) dan melukai rekannya, Sanar Ghanim (35).
Sementara itu, tes DNA terhadap sebo (penutup kepala) dan sarung tangan yang ditemukan di mobil Toyota Fortuner DK 1537 ABB mengarah pada tersangka Coskunmevlut (23).
Pihak kepolisian telah mengamankan tiga pelaku—semuanya WNA Australia—yakni Darcy Francesco Jenson (37), Tupou Pasa I Midolmore (37), dan Coskunmevlut.
Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda: dua di luar negeri dan satu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat mencoba kabur dari Indonesia.
Selain kasus penembakan, para tersangka juga dijerat kasus penggelapan kendaraan.
Barang bukti berupa Toyota Fortuner dan Suzuki XL telah diamankan.
Dalam jumpa pers, pihak kepolisian juga memperlihatkan sejumlah barang lain, termasuk hammer, tas gendong, dan kendaraan roda dua yang digunakan saat menuju lokasi kejadian.
Kelanjutan Penyidikan Menurut Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, penyidik masih mendalami motif penembakan.
Pra-rekonstruksi akan segera dilakukan, dan berkas perkara tengah disusun untuk dilimpahkan ke kejaksaan.
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, menegaskan bahwa motif penembakan belum terungkap sepenuhnya.
“Jadi kami masih dalami, karena kemarin baru diserahkan tersangka ke kita,” ucapnya.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.